oleh

Lagi, Longsor Terjang Sejumlah Rumah di Sumedang

TOMO – Akibat hujan dengan intensitas tinggi, banjir dan longsor melanda wilayah Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo, Sabtu (23/1) sore. Bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 18.30.

Kepala Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo Pitriani Dewi SSos membenarkan adanya longsor dan banjir di wilayah desanya. Longsor terjadi akibat gerusan banjir kali Dangdeur.

“Longsoran tebing terjadi di delapan titik dan menimpa sembilan rumah warga. Sehingga, mengakibatkan rumah warga mengalami kerusakan,” ujar Dewi saat dihubungi Sumeks, Senin (25/1).

Sementara, banjir memutus akses jembatan Cisaar Lanang yang mengalami retakan dan kemiringan. Badan jembatan patah menjadi dua. Sehingga, tidak bisa dilalui sama sekali baik oleh roda dua ataupun roda tiga.

“Akses jembatan Cisaar Lanang yang menghubungkan Desa Cintajaya Jatigede dan Dusun Cibengkung Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo terputus. Jembatan menjadi patah dua,” ujarnya.

Sebelumnya, jembatan tersebut juga pernah mengalami amblas pada musim hujan tahun lalu. Perbaikan sendiri tertunda karena adanya wabah pandemi covid 19.

Dikatakan, selain merusak jembatan Cisaar Lanang, packing house mangga gedong gincu juga tergerus banjir. Bangunan packing house menggantung.

“Mengakibatkan sebagian bangunan packing house mengalami kerusakan,” tandasnya.

Dijelaskan, Pemerintah Desa Jembarwangi telah melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab Sumedang. “Laporan sudah kami kirimkan ke Pemkab Sumedang,” jelasnya.

Dewi mengatakan, atas nama warga dan Pemerintah Desa Jembarwangi berharap agar jembatan Cisaar Lanang segera diperbaiki. Pasalnya, paska bencana dua tahun lalu perbaikan sempat tertunda dua kali.

“Perbaikan sempat dicansel sebanyak dua kali paska bencana. Tahun ini, kami berharap perbaikan segera dilakukan karena warga sangat memerlukan akses tersebut,” pintanya. (kga)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *