oleh

KWT Tonggak Pembangunan Keluarga

RANCAKALONG – Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dusun Cimanglid, Desa Sukamaju, Kecamatan Rancakalong diharapkan menjadi salah satu tombak pembangunan pertanian di level keluarga. Sehingga, KWT penting dikembangkan untuk memberdayakan wanita dan harus diperhatikan dari segala lini.

Menurut Ketua KWT Desa Sukamaju Iyus (39), pengembangan dan pemberdayaan KWT harus dilakukan dari tingkat kementerian hingga desa.

“Kami selalu dibina dari pihak Kecamatan Rancakalong melalui berbagai kegiatan pelatihan. Salah satunya melalui penyuluhan yang tersebar di berbagai desa,” ujar Iyus kepada Sumeks, belum lama ini.

Iyus menambahkan, selain itu juga melalui pelaksanaan beragam program. “Sebab, melalui Kelompok Wanita Tani secara tidak langsung dapat membantu perekonomian keluarga,” tambahnya.

Dia mengatakan, dengan aktifnya KWT selain dapat membantu perekonomian juga dapat melestarikan lingkungan. Serta, menjadi sarana edukasi bagi masyarakat melalui beragam inovasi.

“KWT memiliki banyak inovasi. Seperti halnya yang mengembangkan tanaman sayuran jenis Pakcoy, cabai kriting dan selada. Melalui pengembangan tersebut kebun tanaman dapat digunakan sebagai sarana edukasi, dan kedepannya jadi tempat wisata,” ucapnya.

KWT Desa Sukamaju telah berdiri selama satu tahun. KWT masih terfokus pada pengembangan sayuran. Kedepannya banyak inovasi seperti pengembangan tanaman organik, membuat tanaman vertikultur, serta membuat olahan kuliner.

“Iya memang betul. Dengan terbentuknya KWT, masyarakat dapat membantu perekonomian serta mengedukasi generasi muda terutama wanita salah satunya melalui pembentukan desa wisata,” tutupnya. (joy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *