oleh

Tenang, Pengungsi Diberikan Jaminan Huntara

JATINANGOR – Pasca longsor di Dusun Bojongkondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Pemkab Sumedang tengah mempersiapkan skema pengungsian dan jaminan hidup pengungsi selama berada di tempat hunian sementara. Dari 131 Kepala Keluarga, 33 KK anggarannya sudah ready dan tinggal menunggu 98 KK lagi.

Seperti diaampaikan Wabup Sumedang H Erwan Setiawan didampingi Sekda Sumedang Herman Suryatman di Posko Pengungsian Taman Burung SBG Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, Rabu (27/1).

“Langkah pertama kebutuhan dasar para pengungsi tercukupi. Kemudian kita juga memberikan perlindungan terhadap kaum rentan terutama lansia balita dan ibu hamil. Itu yang kami lakukan dan fokus penangananya,” kata Erwan.

Bahkan, lanjut Erwan, Pemkab Sumedang memperoleh bantuan dari BLK. Seperti trauma healing, pelatihan produktif jadi ada pelatihan membuat kue, pelajaran memasak, menjahit khusus untuk para pengungsi. Sehingga, sambil menunggu relokasi permanen para pengungsi bisa produktif sekaligus menghibur diri.

“Kami sedang mendalami untuk relokasi permanen, ada dua alternatif yang pertama di Tegalmanggung relokasi terpusat di tanah kas desa, yang kedua relokasi Mandiri tapi diarahkan di Perumahan El Hago di daerah Haurngombong Kecamatan Pamulihan. Aternatif yang kami dalami dengan pihak Kementerian tapi kami ingin yang terbaik bagi masyarakat yang hasilnya nanti setelah selesai itu ditempati bukan hanya relokasi,” katanya.

Jika masa tanggap darurat sudah selesai tanggal 29 Januari 2021, kata Erwan, maka rencana ketiga Pemkab Sumedang akan meminjam Rusunawa di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung untuk dijadikan hunian sementara.

“Sebagai tambahan saja ya kami serius menangani pengungsi di masa transisi untuk diarahkan ke rumah susun di Rancaekek,” katanya.

Tak hanya fokus ke penanganan pengungsi, Pemkab Sumedang juga tetap aktif mencegah penyebaran Covid 19. Diantaranya, memeriksa petugas BPBD dan petugas yang terlibat di pengungsian untuk di rapid antigen. Hasil rapid pun, sebanyak 55 anggota BPBD hasilnya negatif.

“Bahkan Pemkab Sumedang pun sudah menerima sekitar 7000 vaksin Covid 19 yang baru datang dari Kemenkes. Namun tenaga kesehatan akan didahulukan untuk divaksin,” katanya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *