oleh

Tebing Ambrol Tutup Akses Jalan Provinsi

WADO – Tebing setinggi 5 meter di Dusun Warung, Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado, ambrol. Peristiwa yang terjadi di akhir pekan kemarin itu, mengakibatkan jalan provinsi Wado (Sumedang)-Malangbong (Garut), sempat tertutup.

Intensitas curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah Darmaraja-Wado dan sekitarnya, mengakibatkan kondisi tanah yang labil tidak kuat menampung resapan air hujan.

Tebing yang roboh sendiri setinggi 5 meter dengan lebar kisaran 4 meter. “Tebing setinggi 5 meter itu ambruk tiba-tiba. Mungkin karena tidak mampu menampung resapan air,” kata salah satu warga sekitar, Elon baru-baru ini.

Dampaknya, material longsoran yang jatuh ke badan jalan harus menutup akses jalan selama kurang lebih satu jam. “Kendaraan sempat tidak bisa lewat, kurang lebih satu jam,” katanya.

Material longsor tersebut bisa di evakuasi petugas gabungan dari BPBD, Polsek, TNI dan Pol-pp. Setelah itu, lalu lintas pun bisa berjalan normal kembali.

Sementara itu, Camat Wado Drs Taufik Hidayat Selamet MSi menyebutkan, ada beberapa titik longsor di sepanjang jalan Wado-Malangbong. Namun, yang sampai menutup akses jalan cuma longsor di Cikareo Selatan.

Pada dasarnya, para pengguna jalan harus selalu waspada pada saat melintasi jalur tersebut. Sebab, di sepanjang jalur tersebut kontur tanahnya terbilang labil.

“Saat melintasi jalur tersebut (Wado-Malangbong) pengguna jalan harus ekstra hati-hati apalagi saat turun hujan,” tukasnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *