oleh

Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Sumedang senilai Rp 30 milyar.

SUMEDANGEKSPRES.COM – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir membuka dan meresmikan langsung Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Rutilahu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021 sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Aula Tampomas Setda, Selasa (9/3).

Dikatakan Bupati Dony Ahmad Munir, program bantuan untuk Rutilahu tersebut merupakan ikhtiar dari pemerintah untuk turut membantu masyarakat agar mendapatkan rumah yang layak huni sehingga pada akhirnya dapat menurunkan angka kemiskinan.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyalurkan bantuan Rutilahu untuk Kabupaten Sumedang senilai Rp. 30 milyar.

“Saya berharap bantuan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, saya juga berharap adanya peran aktif dari masyarakat sekitar untuk turut serta menyelesaikan pembangunan rumah milik warga yang mendapatkan program Rutilahu,” harapnya.

Ditambahkan Bupati, LPM harus menjadi pemegang peran utama di lapangan, dalam arti harus betul-betul menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong menyelesaikan rumah warga penerima bantuan Rutilahu.

“Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya dengan niat ibadah. Taati aturan yang ada. Manfaatkan matrial lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat Boy Iman Nugraha mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2021 ini mendapatkan bantuan untuk 2.020 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) yang besumber dari bantuan Provinsi Jawa Barat.

“Sebanyak 2.020 unit bantuan rutilahu ini tersebar di 56 desa dan kelurahan yang ada di 18 kecamatan. Jumlah penerima di setiap desanya bervariasi. Ada yang 20 sampai 30 unit,” katanya.

Adapun untuk setiap penerima bantuan Rutilahu, sambung Boy, masing-masing akan mendapatkan Rp 17,5 juta atau bila dijumlahkan semuanya mencapai Rp. 30 milyar.

“Nilai Rp. 30 milyar tersebut diharapkan bisa menjadi stimulus pergerakan ekonomi di daerah,” tuturnya. (red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *