oleh

Hal – Hal Yang Disunahkan dan Dimakruhkan Dalam Ibadah Puasa Ramadan

SUMEDANGEKSPRES.COM – Saambunganaqalah Shaum..

الحمد لله وأفضل الصلاة واتم التسليم على سيدنا ومولانا محمد وعلى آله وصحبه ومن والاه اما بعد:

SUMEDANGEKSPRES.COM – Maalah sekarang adalah mengenal hal-hal yang Disunnahkan dan yang Dimakruhkan di dalam Romadlon agar Shaum kita lebih sempurna dan Pahalanya lebih sempurna pula jika kita bisa menjalankan Sunnah-Sunnahnya dan jika bisa meninggalkan yang makruh-makruhnya.

Adapun sebahagian hal-hal yang Disunnahkan adalah:
1. Bersuci setiap ba’da Magribnya dengan niat memuliakan Bulan Romadlon,niat mau Solat Fardlu dan Sunnah berjama’ah, mau membaca Qur’an,mau berdzikir,mau bersholawat,mau berdo’a, mau I’tikaf .

2. Sunnah lebih menjaga berjama’ah dalam Sholat Fardlu yang 5 waktu di Masjid bagi laki-laki dan di rumah bagi perempuan.

3. Sunnah menghidupkan malam-malam Romadlon dari Magrib sampai Subuh dengan warna warni Amal Sholeh.

4.Sunnah Sholat Tarowih 20 Roka’at dengan pelaksanaan dua raka’at dua raka’at dan Sunnah berjama’ah walaupun sah jika tidak berjama’ah, yang lebih utama di Masjid bagi laki-laki dengan niat I’tikaf walaupun sah di mana saja di luar Masjid, Sunnah memberjama’ahkan Sholat Witir, dan Sunnah Qunut di setiap Sholat Witir dari mulai Malam ke 16 Romadlon sampai akhir Romadlon.

5. Sunnah mengamalkan dan memperbanyak Baca Qur’an,Dzikir,Sholawat, berdo’a,I’tikaf di Masjid terutama di 10 Malam-Malam terakhir.

6. Sunnah mengamalkan dan memperbanyak Shodaqoh,infaq,hadiah terutama kepada orang-orang Sholeh,Ulama juga kepada faqir miskin,yatim dan kaum dlu’afa, Sunnah menambah nafaqoh kepada keluarga dari yang biasanya.

7. Sunnah Ta’jil ya’ni buka puasa lebih awal dan Sunnah diawali dengan kurma 1/3/5/7 biji dan seterusnya dengan bilangan ganjil,lalu minum Zamzam jika ada, atau air putih, Sunnah berdo’a ketika sudah membatalkan puasanya karena do’a di saat itu Dijamin Diqobul oleh Alloh, Sunnah makan sahur walau hanya dengan minum air dan Sunnah makan sahurnya agak akhir kira-kira setengah jam sebelum Subuh..

8. Sunnah mengintai LailatuLQodar di Malam-Malam Romadlon terutama di 10 Malam terakhir.

9. Sunnah di 10 Malam yang akhir memperbanyak do’a
اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عنى
Alloohumma innaka ‘Afuwwun Kariim ,Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu ‘Annii..
Yaa Alloh! Sesungguhnya Engkau Maha Pema’af juga Maha Derma”, Engkau Maha Menyukai Mema’afkan”, maka ma’afkanlah seluruh dosa-dosa hamba!

Adapun hal-hal yang Dimakruhkan di Bulan Romadlon adalah;
1. Makruh mengakhirkan buka puasa,makruh meninggalkan makan sahur.

2. Makruh mencicipi makanan yang tidak terus dimakan di sa’at shaum tanpa ada maksud yang dibolehkan oleh Agama seperti halnya tukang masak maka ia dibolehkan mencicipi tanpa ditelan lalu berkumur lagi, makruh menghisap aroma makanan di sa’at shaum,Makruh menghidangkan makanan minuman sebelum Magrib di hadapan yang Shaum, makruh mengemut benda tanpa urzur seperti mengemut kelereng ,adapun jika ada zat yang terpisah dari benda itu seperti permen lalu ditelan maka harom dan batal Shaumnya.

3. Makruh Mandi setelah Dzuhur sampai Magrib kecuali ada udzur.

4. Makruh mandi junub setelah Subuh kecuali jika ada udzur.

5. Makruh bersiwak setelah Dzuhur sampai Magrib.

6. Makruh Memakai wangi-wangian setelah Dzuhur sampai Magrib kecuali memakai wangi-wangiannya sebelum Dzuhur lalu membekas wanginya sampai melewati Dzuhur maka itu tidak apa-apa.

7. Makruh berkumur di dalam Shaum jika tidak ada kepentingan membersihkan mulut.

8. Makruh menyelam di sa’at Shaum kecuali ada kebutuhan.

9. Makruh berlebihan dalam berkumur atau istinsyaq dalam wudlu.

10.Makruh dibekam atau dikeluarkan darah sedang berpuasa.

11. Makruh taroffuh ya’ni berlebihan dalam makanan dan minuman di malam harinya.

12. Makruh mencium bibir atau pipi istrinya atau suaminya,makruh menyentuh kulit istri atau suami dengan syahwat, makruh memandang istrinya atau suaminya dengan syahwat.

13. Makruh membayangkan bercinta dengan istrinya atau suaminya di sa’at shaum.

14. Makruh berbicara jorok atau yang tidak ada manfa’atnya.

15. Makruh
meninggalkan Sholat Tarowih, dan makruh meninggalkan berjama’ahnya, Makruh meninggalkan Solat Rowatib dan Witir, Makruh meninggalkan berjama’ah Sholat Witir, Makruh meninggalkan Qunut dalam Sholat Witir di malam ke 16 Romadlon sampai akhir Romadlon..

Adapun disuntik atau dipaksin demi kebutuhan pengobatan yang tidak lewat lubang terbuka yang terus ke dalam usus atau otak maka tidak batal dan tidak makruh.

Adapun swab yang dengan cara memasukkan alat ke dalam lewat hidung maka itu membatalkan Shaum dan wajib qodlo..

WALLOOHU A’LAM BISHSHOWAAB..

Hurmat Alfaqir
Muhammad Muhyiddin AbduL Qodir Almanafi Bin Ahmad Toha Mustawi
Khodim Ummat dan Khodim Para Tholabah di Pondok Pesantren Internasional Islam Asy-Syifaa Walmahmuudiyah Sumedang Jawa Barat Indonesia.

Selamat menjalankan Ibadah Shaum semoga Alloh Menerimanya dan Membalasnya dengan sebaik-baiknya ganjaran.

Pembahasan bersambung (rls/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *