oleh

Talun Persiapkan Data BLT UMKM Program BPUM

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Pada masa pandemi covid -19, Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten sampai tingkat kelurahan atau desa selalu berusaha membantu masyarakat yang tidak mampu serta terdampak covid-19. Beberapa macam program penyaluran dana bantuan pun disalurkan.

Demikian pula dengan Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara. Saat ini mereka sibuk dengan mengerjakan data pengajuan bagi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dari Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang nilainya sebesar 1.2 juta bagi tiap para pelaku usaha mikro.

Seperti disampaikan Lurah Talun Endang Rohman SIP kepada Sumeks di ruang kerjanya, baru – baru ini.

“Perlu kami sampaikan di Kelurahan Talun saat ini sedang mengurus data bantuan dari Pemerintah Pusat program BPUM  bagi UMKM dengan besaran 1,2 juta,” ujarnya.

Dikatakan, Kelurahan Talun sedang mengusahakan kembali untuk memberikan persyaratan bagi para pelaku UMKM. Dimana, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumedang meminta persyaratan harus dari Kelurahan.

“Kebetulan kami sudah diberi berkas persyaratan tersebut untuk diisi. Berkas persyaratan itu omenyatakan bahwa memang pelaku usaha tersebut memiliki produk seperti milik UMKM, termasuk produk home industri yang istilahnya belum kategori CV atau PT. Ini hanya berbasis Home industri,” ujarnya.

Ditegaskan, persyaratan ini harus masuk tanggal 24 April 2021. Hari itu sudah ditutup. “Waktu pertama kami mengajukan itu sampai 850 UMKM karena hampir 80% warga kami pedagang,” katanya.

Sementara untuk penyaluran  bantuan pemerintah lainnya, Endang menyampaikan. Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kemensos sudah menggulirkan beberapa bantuan, termasuk bantuan yang sudah biasa ada dan bantuan yang terdampak covid -19. Bantuan yang sudah biasa ada melalui PKH, BPNT dan lainya.

“Bantuan bagi yang terdampak melalui Sapawarga Kelurahan Talun mendapat 600 lebih dan itu tidak termaduk PKH dan BPNT. Untuk PKM dari Kemensos rencananya pemerintah akan memberikan 4 bulan sampai bulan April. Januari dan Februari itu sudah dan untuk bulan Maret dan April itu Senin (12/4).

Dijelaskan, di kelurahan Talun untuk tahun 2021 ini bantuan dari Kemensos sebanyak 177 KK dari jumlah tahun 2020 sebanyak 201 KK, jadi berkurang 24 KK. Hal ini disebabkan oleh invalid data di Dinas Kependudukan karena sudah meninggal dan sebagainya.

“Kami berharap masyarakat jangan sampai bebas membelanjakan bantuan ini untuk hal hal yang tidak perlu. Tapi gunakan bantuan inu untuk keperluan sehari-sehari, apalagi sekarang menjelang bulan suci Ramadan, pergunakanlah sebaik baiknya sesuai dengan yang diharapkan Pemerintah jangan untuk keperluan konsumtif,”
pungkasnya. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *