oleh

Bunga Rendah Alasan Nasabah Pilih Pegadaian

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pandemi covid 19 yang telah melanda sejak Maret 2020 lalu, telah memporak porandakan sektor ekonomi di Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Sumedang.

Akibat hal tersebut, sejumlah pungusaha hingga UMKM pun tak sedikit yang harus menutup usahanya, bahkan hingga mengalami gulung tikar.

Salah seorang wiraswasta asal Samoja, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Suci Trismayanti mengaku jika usahanya merosot dimasa pandemi wabah Covid-19.

“Usaha saya menurun sekali selama masa pandemi ini,” ujarnya saat ditemui Sumeks di Pegadaian Sumedang, belum lama ini.

Suci juga mengaku, agar dapat bertahan dalam masa pandemi ini, dirinya memilih untuk melakukan pinjaman di pegadaian.

“Iya, karena di pegadaian bunga nya kecil. Jadi saya sangat terbantu sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Sumedang Bambang Sutopo menerangkan, jika ada dua produk untuk disajikan kepada masyarakat. Diantaranya Produk Gadai dan Produk Berbasis Mikro.

“Kami melihat memang yang sangat terdampak sekali ini ada di nasabah mikro. Jadi solusi yang kami berikan ini yaitu kami mengimplementasikan peraturan pemerintah tentang relaksasi,” paparnya.

Bambang juga menjelaskan, dalam melayani masyarakat, pihaknya berbeda dengan perbankan lainnya. Dimana core bisnis yang dilakukan Pegadaian sekitar 70% untuk gadai dan 30% nya untuk mikro.

“Iya seperti itu komposisinya. Dan selama pandemi ini, nasabah mikro di Pegadaian Sumedang justru mengalami penurunan sekitar 10 % persen,” sebut Bambang.

Adapun penurunan tersebut terjadi karena sebagian nasabah mikro mengalami kesulitan dalam melengkapi persyaratan. Diantaranya adalah kepemilikan usaha.

“Jadi karena usahanya terdampak, dan kita lakukan survei itu sudah tutup. Dan secara sistem juga sudah tidak bisa kita lanjutkan sampai pencairan,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *