oleh

Emil Ajak ASN Serahkan Zakat Mal, Agar Menjadi Contoh Teladan Bagi Masyarakat Luas

SUMEDANGEKSPRRS.COM – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menunaikan pembayaran zakat mal kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat. Ijab kabul zakat berlangsung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, baru – baru ini.

“Saya hari ini seperti yang dilakukan Pak Presiden di Istana beberapa waktu lalu melakukan penyerahan zakat mal kepada Baznas,” kata Ridwan Kamil.

Penyerahan zakat mal ini merupakan tindak lanjut dari gerakan cinta zakat nasional yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo pada 15 April 2021 lalu.

Kang Emil mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan 27 kabupaten/kota untuk menyerahkan zakat mal agar menjadi contoh teladan bagi masyarakat.

Baca juga: Pesan Ridwan Kamil ke DKM: Solat Tarawih Berjama’ah Kapasitas Harus 50 Persen

“Semoga ini memotivasi pejabat-pejabat dan ASN termasuk masyarakat umum untuk berlomba-lomba membayar zakat,” lanjutnya.

Menurut pria yang biasa disapa Kang Emil, pembayaran zakat bisa dilakukan di Baznas sebagai badan resmi yang satu frekuensi dengan pemerintah dalam pembangunan.

“Kami punya Baznas yang resmi dan satu frekuensi dalam pembangunan bisa dijadikan pintu utama dalam penyerahan zakat di Jabar,” tuturnya.

Dia menyebut, potensi zakat secara nasional mencapai Rp400 triliun. Sementara di Jabar sebesar Rp80 triliun. Apabila angka tersebut terkumpul dan tersalurkan dengan baik, maka persoalan sosial di masyarakat dapat teratasi.

“Masih banyak kaum duafa yang harus dibantu, mari kita bela negara dengan membayar zakat sekaligus beribadah,” ajak Kang Emil.

Baca juga: Diminta Mendesain Masjid Islamic Center Surabaya, Ridwan Kamil : Alhamdulillah Jadi Ladang Ibadah

Usai pembayaran zakat, Kang Emil menandatangani surat keputusan Gubernur untuk memulai pembangunan klinik kesehatan khusus untuk lansia. Layanan kesehatan yang akan diberi nama klinik Inggit Garnasih ini dibangun tanpa menggunakan dana APBD, tetapi dari pemanfaatan zakat, infak, sodaqoh yang dihimpun Baznas Jabar.

“Hari ini saya juga menandatangani surat keputusan dimulainya pembangunan klinik khusus lansia yang diberi nama klinik Inggit Garnasih. Ini murni tanpa APBD, bekerjasma dengan Baznas Jabar,” tuturnya.

Pembangunan klinik tersebut diinisiasi oleh keinginan keluarga Inggit Garnasih yang diberikan amanat untuk membangun pusat layanan kesehatan bagi lansia. (rls/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *