oleh

Imbas Kelangkaan Ikan, Pelaku Usaha Rakit di Jatigede Terancam Gulung Tikar

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kelangkaan ikan di Waduk Jatigede beberapa bulan ini, bukan hanya berdampak kepada para nelayan saja, juga berdampak pada para pelaku usaha rakit pemancingan. Mereka satu per satu gulung tikar.

Salah satu pelaku usaha rakit pemancingan, Sujana menyebutkan, beberapa rekannya yang menggeluti usaha rakit saat ini memang sudah tidak beroperasi lagi. Hal itu dikarenakan jumlah pemancing semakin sedikit, karena ikan di waduk semakin minim.

“Ada beberapa pelaku usaha rakit yang sudah tidak beroperasi lagi. Itu disebabkan oleh minimnya pengunjung,” kata Sujana, Senin (3/5)

Dikatakan, dibandingkan dengan sebelumnya, jumlah pancing di satu unit rakit minimal 5 sampai 6 orang. Sedangkan setiap pelaku usaha rakit minimal memiliki 3 unit rakit.

“Kalau dulu rakit kita setiap hari penuh, penghasilan bisa mencapai 150 sampai 200rb per harinya,” katanya lagi.

Dia menjelaskan, ramainya pengunjung itu dipengaruhi oleh banyaknya ikan yang ada di Waduk Jatigede. “Wajar saja kalau jumlah pemancing berkurang, karena ikannya juga langka,” tandasnya.

Diduga, kelangkaan ikan di waduk ini karena banyaknya ikan predator seperti ikan tomang dan sejenisnya.

Menurut keterangan warga, di waduk sudah banyak terdapat ikan predator. Bahkan, belum lama ini ada segerombolan ikan predator yang tertangkap jaring, jumlahnya sekitar 1 kuintal. Hanya saja, jenis ikan tersebut kurang diminati masyarakat.

“Mungkin ikan lokal habis di makan ikan predator,” katanya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *