oleh

Imbas Larangan Mudik, Omzet Penjualan Sawo di Sumedang Menurun Drastis

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Para penjual sawo di wilayah Desa Sukatali Kecamatan Situraja mengaku penghasilannya menurun akibat adanya pandemi covid 19.

Seorang penjual sawo Tika menyebutkan omzet penjualan buah sawo turun drastis sejak covid-19 melanda. Ditambah lagi dengan adanya larangan mudik. Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum tidak akan mampir ke kios kios sawo, sebab ada larangan mudik.

“Dikarenakan covid-19 melanda, penjualan tahun ini lebih repot,” ujar Tika, belum lama ini.

Masih kata Tika, Bulan Ramadan tahun lalu lebih baik daripada tahun sekarang. “Hari biasanya rame, kalo sekarang sepi tidak ada pengunjung sama sekali. Kalau tahun lalu masih ada walaupun hanya sedikit,” ujarnya lagi.

Dia pun melihat banyak kios yang terpaksa tutup. “Buka juga tidak berguna karena sepi pembeli, kalo saya masih bertahan,” ujarnya.

Dikatakan, penjualan hari normal bisa sampai 1-2 Kwintal sehari. Kalau kondisi sekarang paling banyak hanya sampai 15 sampai dengan 30 Kilogram.

“Harga sawo besar per 1 kilogram Rp 11.000 dan sawo kecil per 1kg Rp 15.000,” jelasnya. (eka susilo/job)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *