oleh

MP Batalkan Hasil Keputusan Musda Golkar Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Sidang gugatan Musda ke X Partai Golkar Kabupaten Sumedang akhirnya berakhir sudah. Hal tersebut diakhiri dengan diumumkannya hasil sidang oleh Majelis Partai (MP) Golkar secara virtual pada Selasa (11/5) kemarin.

Dalam keputusannya, hasil gugatan Partai Golkar dengan nomor 20/PI-Golkar/IX/2020 yang dilayangkan oleh kubu Yogie Yaman Sentosa dinyatakan harus melaksanakan Musda ulang.

Diketahui, gugatan tersebut berawal terjadi karena kekecewaan hasil Musda dari kubu Yogie Yaman Sentosa terhadap kubu Jafar Sidik yang diduga ada kecurangan.

Yogie Yaman Sentosa mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap keputusan MP yang sudah menjadi wasit yang adil sesuai dengan fakta yang terjadi pada saat persidangan kemarin.

“Dengan melihat berbagai kepentingan di Golkar dan untuk kemajuan Golkar. Ini membawa kebaikan untuk lembaga partai Golkar kedepan. Ternyata dalam proses Musda ada hal yang jauh dari aturan, dan dapat ditegakan oleh MP. Mudah-mudahan Musda yang akan datang jauh lebih fair,” ujarnya kepada Sumeks.

Yogie menjelaskan, pada saat Musda kemarin, diduga terdapat sebuah kerancuan dengan adanya aturan yang diputar balikan. Oleh sebab itu, saat ini MP mengeluarkan panduan untuk musda ulang nanti.

“Itu akan jadi panduan kita untuk musda yang akan datang sesuai aturan yang ada dalam pelaksanaan musda. Insyaalloh saya bisa terpilih kembali pada musda nanti,” terangnya.

Untuk pelaksanaan Musda ulang, lanjut Yogie, sesuai aturan yang ada akan di mulai dengan membentuk kepanitiaan yang baru. Walaupun menurutnya Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) sebelumnya sudah bekerja dengan baik.

“SC dan OC kemarin itu sudah bekerja baik, hanya pada saat itu mungkin terpengaruh suasana saja. Jadi melanggar aturan pada saat persidangan. Saya berharap, kepanitiaannya masih tetap yang kemarin,” pintanya.

Sementara itu, pengurus Golkar lainnya Toto Sugiarto menegaskan jika gugatan yang dilayangkan pada MP bukan diawali dari dendam kesumat. Melainkan ingin meluruskan sistem Partai Golkar yang dinilai telah bengkok.

“Ini justru kita meluruskan sistem yang bengkok. Jangan sampai generasi berikutnya mengalami hal yang sama,” sebut Toto.

Toto juga menerangkan dalam sidang putusan MP, semua keputusan Musda Golkar Sumedang yang dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, dibatalkan dan kembali lagi ke SK sebelumnya.

“Para PK juga harus kembali ke SK awal. Dalam amar putusan sudah diperintahkan bahwa Golkar provinsi harus mendorong Musda ulang paling lambat 14 hari setelah putusan MP,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga Ketua Soksi Golkar Sumedang H Deden Yayan menambahkan, dengan hasil sidang putusan MP, diharapkan Golkar Sumedang akan lebih baik dan dapat merajut persatuan internal partai untuk sama-sama membesarkan Golkar.

“Saya apresiasi sekali bahwa MP sudah memutuskan sesuai hukum undang-undang yang ada di Partai Golkar. Karena ini semata mata ada sesuatu yang salah,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *