oleh

Diduga Alami Kram Saat Berenang, Dika Tenggelam di Sungai Cimanuk

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Malang nian nasib Dika Rangga Gumilar, 17, warga Dusun Balerante RT 02 RW 05 Desa Palabuan Kecamatan Ujungjaya.

Dika harus tenggelam dan terbawa hanyut arus di muara sungai Cimanuk dan Sungai Cilutung Dusun Balerante Desa Palabuan Kecamayan Ujungjaya, Rabu(19/5) sekitar pukul 17.00.

Kejadian berawal saat korban Dika bersama keenam temannya, Moch Azqi, Agusti, Andi Kurniawan, Randi, Adin dan. Agung bermain sepakbola. Setelah bermain sepakbola mereka berjalan kaki menuju Sungai Cimanuk.

Setelah sampai, kemudian mereka menyeberang sungai melalui jembatan gantung dari Balerante menuju Desa Babakan Anyar Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka. Sesampainya ke tepi sungai di Babakan Anyar, mereka turun ke sungai Cimanuk.

“Azqi, Agusti dan Andi Loncat berenang duluan menyeberang sungai untuk kembali ke Dusun Balerante hingga sampai ke tepi sungai,” ujar seorang Camat Ujungjaya Didin Hermawan saat dihubungi, Rabu (19/5).

Dikatakan, mereka bertiga melihat korban Dika masih berada di tengah sungai sambil meminta tolong dan akhirnya tenggelam. Sedangkan, Randi, Andin dan Agung tidak ikut berenang menunggu di atas jembatan sambil memegang pakaian yang berenang.

“Diduga, korban Dika mengalami kram sewaktu berenang di sungai Cimanuk,” ujarnya.

Hingga saat ini, korban belum ditemukan dan dalam proses pencarian.

Menurut keterangan teman-teman korban Dika, kegiatan berenang setelah main bola adalah hal yang biasa dilakukan. Mereka juga menyebutkan korban Dika juga bisa berenang.

Sementara itu, seorang anggota Dishub Sumedang Aries Sugiana yang juga datang ke lokasi tenggelamnya korban menyebutkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan hingga saat ini. BPBD dan juga Basarnas, dalam perjalanan ke lokasi pencarian korban yang merupakan seorang siswa SMK kelas 3.

“BPBD dan juga Basarnas dalam perjalanan. Sekarang juga sudah ada dari Fokopimcam Ujungjaya dan juga dari Forkopimcam Tomo,” katanya.

Disebutkan, sempat ada warga yang mampu berenang, berusaha melakukan pencarian korban. Hanya saja, belum membuahkan hasil.

“Kata warga yang tadi mencari, arus Sungai Cimanuk ini kalau di atasnya keliatan tidak deras. Tapi di dalam atau di bawahnya, arusnya itu kuat sekali,” sebutnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *