oleh

Pemprov Jabar Anggarkan Rp 100 Miliar Untuk Bangun Menara Kujang Sepasang di Jatigede

SUMEDANGEKSPRES.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini Pemprov sudah menyiapkan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 100 miliar untuk pembangunan Menara Sepasang Kujang di Jatigede.

Menara tersebut, nantinya akan menjadi landmark baru Kabupaten Sumedang, yang menandai lahirnya Jatigede sebagai kawasan pariwisata di Kabupaten Sumedang bahkan di Jawa Barat.

Selama ini, Jatigede hanya dikenal sebagai kawasan untuk kegiatan pengelolaan air. Tetapi dengan keindahan yang luar biasa berupa miniatur pulau, sawah dan pemukiman membuat warga tertarik untuk datang ke Jatigede.

“Oleh karena itu, kita fasilitasi. Ada masjid sebagai tempat salat dan istirahat. Kemudian jembatan menghubungkan dua bukit. Di bukit akhir nanti berdiri kujang. Sepasang yang utama dan sepasang dalam skala kecil. Mudah-mudahan nanti setelah selesainya bisa menandai,” ujar Ridwan Kamil, Minggu (23/5).

Dikatakan, Kujang Sapasang nanti menjadi spot menarik berupa ‘view’ dari atas menara seperti Menara Liberty di New York.

“Sekarang, pembangunan Kujang Sapasang beserta fasilitas pendukung lainnya sudah berada dalam proses lelang. Untuk masjid, rencananya pada 4 Juni 2021 mendatang proses pembangunannya sudah bisa dimulai,” ujarnya.

Bahkan untuk mesjid sendiri, sudah ada pemenang dan 4 Juni bisa dimulai sambil yang lainnya bisa kebut secepatnya. Target bulan Januari 2022 bisa digunakan.

“Sayang jika kawasan Jatigede yang begitu luas dan memiliki keindahan alam tidak bisa memberi nilai tambah bagi warga di sekitar Jatigede,” sebutnya.

Emil menitipkan pesan kepada Bupati Sumedang untuk memberdayakan masyarakat lokal yang berada di sekitar Bendungan Jatigede sehingga bisa meningkatkan taraf perekonomian kesejahteraan masyarakat.

“Saya titip kepada Bupati maksimalkan orang lokal kampung sini agar menikmati kesejahteraan ekonomi,” tegasnya. (nur/rls)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *