oleh

WhatsApp Blokir Akun Milik Jurnalis di Palestina. Tak Ada Pernyataan dari Penyelenggara Media Terkait Pemblokiran Tersebut

SUMEDANGEKSPRES.COM – Puluhan akun jurnalis di Palestina mengaku telah diblokir oleh penyedia media sosial WhatsApp. Pemblokiran ter jadi tidak lama setelah terjadi gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 02:00 pada hari Jumat waktu setempat.

Dilansir dari Arabianews.com, dua jurnalis kantor berita Agence France-Presse (AFP) di Kota Gaza menerima pemberitahuan dari WhatsApp dalam bahasa Arab bahwa akun mereka telah diblokir. Begitu juga Jurnalis lain, di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki serta Gaza.

Kendati begitu, seorang kru dari saluran berita satelit yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, mengatakan akun mereka kemudian telah dipulihkan setelah mengajukan banding ke WhatsApp Facebook.

Wakil Presiden Persatuan Jurnalis Palestina Tahseen Al-Astall, mengatakan, ada sekitar 100 wartawan di Gaza telah melihat akunnya diblokir.

Pemblokiran dilakukan diduga terkait adanya pernyataan Hamas yang tersebar dikalangan jurnalis melalui pesan Whatsapp.

Hamas sendiri oleh negara-negara sekutu dikenal sebagai kelompok militan Palestina yang telah masuk daftar hitam oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Pusat Pengembangan Media Sosial Arab mengatakan pemblokiran akun WhatsApp bukan jadi merasa terisolasi.

“50 persen dari laporan ini berasal dari Instagram, 35 persen Facebook, 11 persen Twitter dan 1 persen Tik Tok,’’kata dia.

Pihak penyelenggara media sosial tidak memberikan penjelasan untuk penghapusan atau penangguhan itu.

Namun, alasan umum yang diberikan disebabkan adanya ujaran kebencian, pelanggaran standar komunitas, sehingga perlu adanya bukti identitas.

Media sosial tetap menjadi alat penting bagi warga Palestina. Sebab, banyak di antaranya sudah tidak percaya terhadap liputan media.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *