oleh

Musda Golkar ke X Belum Bisa Dilaksanakan. Ketua Mahkamah Partai Tak bisa Hadir

SUMEDANGEKSPRES.COM – Rencana Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Sumedang ke X yang awalnya akan digelar Sabtu (29/5), ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Penangguhan tersebut lantaran DPD Golkar Jawa Barat belum merekomendasikan untuk digelarnya Musda.

Hal itu dibuktikan dengan Surat yang ditandatangani Plt Ketua DPD Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily, Nomor : B/33/Golkar/V/2021, tanggal 28 Mei 2021, perihal pelaksanaan Musda X Partai Golkar Kabupaten Sumedang.

“Kenapa sampai terjadi pemunduran seperti ini, karena ada kesempatan yang bertabrakan,” kata Ketua Penyelenggara Musda Toto Sugiarto di depan sejumlah wartawan.

Adies Kadir sebagai Ketua Mahkamah Partai, di hari yang sama harus menghadiri acara keluarga, yang memang tak bisa diwakilkan. “Sedang menikahkan anaknya,” sebut Toto.

Mengingat Musda tersebut merupakan produk Mahkamah Partai, ada berita acara yang harus dibacakan langsung oleh anggota majelis. Sehingga, dengan sangat terpaksa Mahkamah Partai menunda acara yang sudah diagendakan tersebut.

“Tolong ditunda dulu, karena ini mutlak harus dibacakan dulu masalah berita acara Musda berdasarkan putusan surat Nomor 20 itu,” kata Toto menirukan sebagian penggalan isi surat.

Di tempat sama, Steering Commitee (SC) Ifan Yudhi Wibowo, menyebutkan, penundaan Agenda Musda tidak ada interfensi dari DPD Golkar Jawa Barat atau bahkan dari pihak lain yang memiliki kepentingan.

“Tidak ada tafsir lain, ini Musda dilaksanakan atas keputusan Mahkamah Partai dan kita tidak mau, tidak dibacakan berita acaranya di depan Musda,” ujarnya.

Musda ke X baru akan dilaksanakan setelah panitia penyelenggara mendapat intruksi dari DPD Golkar Jawa Barat.

“Kita akan dipanggil ke DPD, semoga dalam dua hari ini bisa kita laksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, bursa calon ketua hanya diisi satu kandidat, yakni Yogi Yaman Santosa.

Bahkan setelah dilakukan verifikasi, Yogi mendapat dukungan suara dari 23 Pengurus Kecamatan (PK).
“Calon tunggal, hanya Bah Yogi saja,” ucapnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *