sumedangekspres, KOTA – SD IT Insan Sejahtera Sumedang mendukung pelaksanaan Tujuh Program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sejumlah kegiatan yang selaras dengan program tersebut telah diterapkan di lingkungan sekolah.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah Destryana Riffandi SE MPd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD IT Insan Sejahtera, Fatmi Azzahra SPd.
Ia menjelaskan, sekolah memiliki berbagai program untuk membentuk kebiasaan positif bagi siswa. Salah satunya adalah program bangun pagi, yang dipantau melalui buku karakter sebagai penghubung antara sekolah dan orang tua.
Baca Juga:SKPD Kabupaten Sumedang Harus Tingkatkan Indikator SPBETanam Bibit Pohon di Desa Linggajaya Upaya Jaga Kelestarian Lingkungan
“Setiap jam pelajaran karakter, buku tersebut diperiksa oleh wali kelas untuk memantau kebiasaan siswa, termasuk jam tidur dan bangun pagi mereka,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa untuk berolahraga secara rutin.
“Setiap Jumat dan Minggu pagi, siswa mengikuti kegiatan senam bersama sebagai bagian dari program olahraga,” tambahnya.
Dalam mendukung pola makan sehat, SD IT Insan Sejahtera menerapkan program makan bergizi dengan membiasakan siswa membawa bekal dari rumah.
“Saat jam istirahat, ada program Makan Bersama agar siswa terbiasa mengonsumsi makanan sehat,” katanya.
Untuk mendukung program wajib belajar, kegiatan akademik di sekolah telah terintegrasi dengan pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Sementara itu, pembiasaan ibadah juga diterapkan melalui pemantauan buku karakter serta kegiatan rutin shalat Dhuha, Dzuhur, dan Ashar di lingkungan sekolah.
“Kami juga menerapkan kurikulum keislaman, di mana siswa dilatih membaca dan menulis Al-Qur’an serta mengikuti pembelajaran tahfiz setiap hari,” ungkapnya.
Selain itu, sekolah mengajarkan kepedulian sosial melalui program bermasyarakat. Setiap Jumat, siswa melakukan infaq jama’i yang dikumpulkan untuk kegiatan sosial IS Care.
Baca Juga:Rumah Rutilahu Herman TuntasRTRW Dokumen Fundamental Pembangunan Daerah Berkelanjutan
“Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Program terakhir adalah kebiasaan tidur cepat, yang juga dipantau melalui buku karakter.
“Dengan buku tersebut, kita bisa mengetahui kebiasaan tidur anak dan memberikan arahan yang tepat,” tuturnya.
Dengan penerapan Tujuh Program KAIH ini, pihak sekolah berharap dapat mencetak generasi yang berakhlak mulia, sehat secara jasmani dan rohani, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.