sumedangekspres, KOTA – Ratusan warga dari tiga desa terdampak pembangunan Tol Cisumdawu melakukan unjuk rasa, Rabu (26/2). Warga yang datang berasal dari Desa Sirnamulya, Desa Mulyasari, serta Desa Girimukti menuntut ganti rugi dari pembangunan Tol Cisumdawu.
Aksi berlangsung di ruas jal Tol Cisumdawu, tepatnya di Kilometer 178 arah Sumedang menuju Bandung, Dusun Binong, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara. Diketahui, ratusan warga sudah datang berkumpul sejak pagi hari.
Mereka pun langsung melakukan orasi. Koordinator Aksi Unjuk rasa Rudi mengatakan, warga dari tiga desa di Kecamatan Sumedang Utara tersebut menuntut haknya.
Baca Juga:Sungai Meluap, Pengendara Antri Melintas di Jembatan CikanyereBPBD Jabar Siaga Antisipasi Dampak Banjir Cimanggung
Hal tersebut dilakukan karena sudah enam tahun diperjuangkan, tapi sampai saat ini belum ada hasil.
“Tanah kami rusak, sawah kami rusak, rumah kami rusak, tapi sampai saat ini belum ada hasil. Malah di dalam ROW ada dua bidang tanah yang belum dibayar,” kata Rudi kepada awak media di lokasi unjuk rasa.
Ditegaskan, perlu Jusuf Hamka ketahui anda menghasilkan uang dari proyek ini, sementara tanah warga yang ada di dalam ROW pun belum dibayar.
“Apalagi banyak dampak yang terjadi saat ini dari pembangunan Tol Cisumdawu, banyak pesawahan yang mengalami gagal panen. Sudah enam tahun sampai saat ini belum ada kompensasi,” jelasnya.
Dikatakan, pihaknya meminta tolong kepada Jusuf Hamka untuk merealisasikan tuntutan warga. Warga akan terus demo untuk menutup jalan tol apabila tuntutan warga tidak direalisasikan.
“Kami tidak akan diam kalau tidak ada perealisasian. Sampai manapun sampai kapanpun kami akan melakukan demo untuk menutup jalan tol ini,” tegasnya.
Selain melakukan unjuk rasa, warga juga nekat menerobos jalur tol hingga hampir menutup total jalan tol Cisumdawu. Warga pun langsung dihalau oleh petugas gabungan. Namun, warga sempat berhasil menerobos jalan tol dan menutup sebagian jalan.
Baca Juga:Remaja di Sumedang Rentan Lakukan Kegiatan NegatifTK IT Sholahuddin Al Ayyubi Sumedang Gelar Tarhib Ramadhan
Aksi menerobos jalan tol tersebut tidak berlangsung lama, petugas pengamanan langsung menghalau warga dan kembali menarik warga ke area pinggir jalan tol.
Sementara itu, hingga pukul 12.00 aksi unjuk rasa masih berlangsung di area jalan tol. Warga terlihat tengah beraudiensi bersama dengan pihak pengelola tol Cisumdawu.