PBNU Tanggapi Kontroversi Gus Iqdam Pakai Lagu DJ Saat Pimpin Pengajian di Pacitan

PBNU Tanggapi Kontroversi Gus Iqdam Pakai Lagu DJ Saat Pimpin Pengajian di Pacitan
PBNU Tanggapi Kontroversi Gus Iqdam Pakai Lagu DJ Saat Pimpin Pengajian di Pacitan - (ist)
0 Komentar

sumedangekspres, VIRAL – Ditengah kontroversi pengajian Gus Iqdam yang menggunakan musik DJ, PBNU kemudian dengan terbuka menanggapi hal tersebut.

Sebelumnya, video Gus Iqdam sempat menjadi viral dan menuai banyak kecaman dari warganet karena menggunakan musik DJ untuk membuka acara pengajian akbar tersebut.

Selaku Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur, tentunya memberikan tanggapan terhadap kontroversi ini dan menyebutkan jika musik merupakan salah satu hal yang lumrah atau lazim di Indonesia.

Baca Juga:Disangka Maling, Pria Ini Panjat Atap Warga dan Hampir Diamuk MasaJeje Slebew Hebohkan Dunia Maya Dengan Video Durasi 15 Menit

Pada Selasa (25/2) dirinya mengungkapkan bahwa saat ini musik telah menjadi bagian dari cara masyarakat Indonesia menyampaikan pesan-pesan agama Islam.

“Musik telah menjadi salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menyampaikan dakwah tentang islam,” Ungkapnya kepada media masa.

Menurutnya, menggunakan musik dalam berdakwah bukanlah hal yang baru, karena sudah ada ulama-ulama sebelumnya yang menerapkan metode ini baik sebagai pembuka maupun penutup dalam dakwah mereka.

Gus Fahrur menambahkan bahwa dakwah melalui musik kini sangat mudah diterima oleh masyarakat umum.

Hal ini disebabkan oleh kecintaan masyarakat terhadap seni musik, terutama musik yang melibatkan nyanyian, yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya mereka.

Ia juga menekankan bahwa musik bukanlah hal yang asing bagi kalangan ulama, karena banyak yang sudah memanfaatkannya dalam berbagai kesempatan.

Meski demikian, Gus Fahrur mengakui bahwa perdebatan mengenai musik dalam pengajian masih berlangsung hingga sekarang.

Baca Juga:Dikira ODGJ, Pria Ini Hampir Diringkus Satpol PPGEGER: Pertamina Beri Tanggapan Perihal Isu BBM Pertamax Oplosan

Masing-masing pihak memiliki pandangan dan dalil yang kuat untuk mendukung argumen mereka.

“Perbedaan pendapat tentang nyanyian atau musik masih terus berlangsung. Ada yang menghalalkan ada yang mengharamkan,” paparnya.

Masing-masing kelompok ini mengutip dalil-dalil tertentu sebagai dasar pendapat mereka.

0 Komentar