TPT Longsor Timpa Saluran Air Warga Desa Haurngombong

BERSAMA: Warga Desa Haurngombong bersama aparat saat bergotong royong memperbaiki pipa air akibat longsor, bar
ISTIMEWA, BERSAMA: Warga Desa Haurngombong bersama aparat saat bergotong royong memperbaiki pipa air akibat longsor, baru-baru ini.
0 Komentar

sumedangekspres, PAMULIHAN – Pasokan air bersih bagi warga Dusun Cirengganis dan Sekepaku, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, kembali normal setelah dilakukan gotong royong bersama antara warga, anggota TNI dari Koramil 1004 Tanjungsari, serta Polsek Pamulihan.

Sebelumnya, pasokan air terhenti selama tiga hari akibat longsor. Longsor tersebut disebabkan hujan deras yang meruntuhkan Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi 8 meter dan lebar 30 meter, menimbun pipa air bersih serta sumur sumber air.

Kepala Desa Haurngombong, Dadang, segera meminta bantuan kepada Koramil 1004 Tanjungsari dan Polsek Pamulihan. Dengan medan lokasi yang curam, bantuan aparat diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga:Pasar Murah Tekan Lonjakan Harga Sembako Saat RamadanHarga Pakaian di Pasar Sumedang Kota Melonjak Jelang Puasa

“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh TNI dan Polri. Tanpa mereka, proses pemulihan ini tentu akan memakan waktu lebih lama,” ujar Dadang, baru-baru ini.

Dipimpin Danramil 1004 Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, sekitar 200 orang terdiri dari warga, anggota TNI, dan Polri bergotong royong membersihkan material longsor. Dalam waktu kurang dari lima jam, pipa air yang tertimbun berhasil dibersihkan, sehingga aliran air kembali normal.

“Kami selalu siap membantu masyarakat dalam kondisi seperti ini. Gotong royong adalah semangat yang harus terus dijaga,” kata Kapten Agus Hermawan.

Kepala Desa Haurngombong mengapresiasi kerja sama antara warga, TNI, dan Polri. Ia menegaskan, kehadiran aparat sangat membantu pemulihan fasilitas warga yang terdampak. Dengan kembalinya pasokan air bersih, warga kini dapat beraktivitas seperti biasa. (red)

0 Komentar