Selain itu, kawasan ini juga memiliki potensi besar dalam perikanan tangkap, pengelolaan pariwisata bahari, serta kawasan konservasi laut yang berkelanjutan. Selain diskusi akademik dan riset, Dr. Wang Zheng juga berkesempatan menjadi dosen tamu dalam sesi kuliah bersama Noir Primadona Purba, S.Pi., M.Si., dari Program Studi Magister Konservasi.
Dalam kuliah tersebut, mereka membahas dampak interaksi atmosfer dan lautan terhadap dinamika kelautan, termasuk pengaruhnya terhadap wilayah penangkapan ikan.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Wang Zheng juga memaparkan bahwa IOCAS membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Tiongkok dengan dukungan beasiswa.
Baca Juga:Newtopia Episode 8, Apakah Tamat? Atau Ada Season 2?Panen Perdana Melon Hasil Program Pemberdayaan Masyarakat Indomaret dan Fakultas Pertanian Unpad
Informasi ini disambut antusias oleh para mahasiswa dan dosen yang hadir, mengingat adanya potensi peningkatan kerja sama akademik antara Unpad dan IOCAS.
Selain mengunjungi fasilitas kampus, tim IOCAS juga melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi strategis di sekitar Pangandaran, termasuk Pantai Barat Pangandaran dan Bojongsalawe.
Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai kondisi oseanografi dan ekosistem pesisir di wilayah tersebut serta mengeksplorasi potensi penelitian lapangan yang dapat dikembangkan bersama.
Kunjungan ini menandai langkah awal kerja sama yang lebih erat antara Universitas Padjadjaran dan IOCAS.
Dengan potensi besar yang dimiliki Pangandaran dalam bidang kelautan, perikanan, serta mitigasi bencana oseanografi, diharapkan kolaborasi ini dapat menghasilkan inovasi riset yang bermanfaat bagi kedua institusi serta mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan di Indonesia.