sumedangekspres – Pengguna jalan yang melintas di Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) selama arus balik Lebaran 2025 akan menikmati pembebasan tarif di beberapa ruas tertentu. Kebijakan ini berlaku mulai Kamis (3/4/2025) hingga Senin (7/4/2025).
Direktur Operasional PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Agustinus, mengonfirmasi rencana ini sebagai bagian dari upaya kelancaran arus balik Lebaran.
“Betul, mulai Kamis (3/4/2025) hingga Senin (7/4/2025), kendaraan yang melintasi Tol Cisumdawu saat arus balik akan digratiskan,” ujar Agustinus, Rabu (2/4/2025).
Baca Juga:Petugas Damkar Sigap Perbaiki Rolling Door Macet di ConggeangBocah Kejang-kejang Saat Terjebak Macet, Polisi Sigap Ambil Langkah Tepat
Meski demikian, tidak seluruh ruas tol akan bebas biaya. Agustinus menegaskan bahwa hanya beberapa gerbang tol tertentu yang akan menerapkan kebijakan ini.
“Yang digratiskan hanya di Gerbang Tol (GT) Cisumdawu Utama dengan tujuan GT Kalihurip Utama dan GT Sadang Utama pada 3-4 April 2025. Selain itu, tarif tol tetap berlaku seperti biasa,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT CKJT, Jusuf Hamka, sebelumnya menyatakan kesiapan perusahaan untuk membebaskan tarif tol selama arus balik Lebaran, terutama setelah adanya wacana diskon 30% dari pemerintah.
“Saya sudah dihubungi pihak terkait soal kemungkinan diskon 30%. Saya bilang, kenapa tidak sekalian digratiskan saja agar arus lalu lintas lebih lancar,” ujar Hamka, Minggu (31/3/2025).
Tol Cisumdawu, yang memiliki panjang 61,75 km, berperan penting dalam menghubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati. Proyek ini dikembangkan dengan skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sekitar Rp5,5 triliun.
Kebijakan pembebasan tarif tol ini juga sejalan dengan prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada H+5 Lebaran, yaitu 6 April 2025. Diperkirakan sebanyak 31,4 juta pemudik akan kembali ke kota asal mereka pada periode tersebut.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk operator tol, guna mengatur distribusi arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu.
Baca Juga:Tabrakan Fortuner vs Kijang di Tikungan Cisuka, Tiga Orang Dilarikan ke PuskesmasKecelakaan Maut di Darmaraja: Motor Tergelincir, Satu Tewas, Satu Luka Berat
“Upaya ini dilakukan agar arus balik berjalan lancar, dan Tol Cisumdawu diharapkan bisa menjadi solusi mengurai kemacetan, terutama karena tol ini juga terhubung dengan Jalan Padalarang-Cileunyi dan Tol Cipali,” ungkap Budi.
Dengan adanya kebijakan pembebasan tarif tol ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan arus balik dengan lebih nyaman dan efisien.