“Oleh sebab itu kita perlu melihat keberhasilan sepak terjang Rasulullah SAW dalam membina umatnya sehingga terwujud masyarakat madani. Rasulullah SAW telah berhasil mengikis habis kemiskinan dengan cara memberikan pedoman bagaimana caranya mencari rezeki serta bagaimana rezeki yang telah diperoleh itu dipergunakan untuk kesejahteraan Bersama,” ujar Prof. Yudi.
Prof. Yudi berharap, semoga dengan semakin tingginya tingkat kesadaran umat Islam Indonesia terhadap konsep ekonomi Islam, maka semakin tinggi pula tingkat pemberdayaan potensi umat di Indonesia.
Lebih lanjut Prof. Yudi mengatakan, Rasulullah SAW juga telah membuktikan keberhasilannya dalam mengatur sebuah negara sehingga mampu menciptakan masyarakat madani yang aman dan tentram dengan kota Madinah sebagai pusat pemerintahan.
Baca Juga:Abadikan Moment Kebersamaan Keluarga untuk Rayakan Hari Lebaran Di Pubdok Sumedang!3 Tempat Wisata Ter-hits di Sumedang yang Wajib Kamu Kunjungi di Liburan Lebaran
Negara adalah sebuah institusi yang sangat menentukan baik buruknya keadaan masyarakat.
Oleh sebab itu perlu kepandaian dalam mengatur sebuah negara.
Diantara sekian banyak pedoman pengelolaan sebuah negara yang Rasulullah SAW sampaikan, yang paling populer adalah hadits Nabi yang artinya, “Apabila suatu jabatan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya”.
“Oleh sebab itu sebagai seorang muslim sejati, kita harus mampu mencetak kader-kader bangsa yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing. Harapannya, kita dapat menciptakan Baldatun Thoyyibatun Warbbun Ghafur serta keluar dari lilitan krisis yang berkepanjangan ini dapat tercapai dengan baik sesuai amanat Rasulullah SAW,” ujar Prof. Yudi.