sumedangekspres – Seekor ular sanca yang masuk ke kandang ayam dan memakan satu ekor ayam jago milik warga berhasil dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran Wilayah Darmaraja.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, di sebuah warung milik warga bernama Eti yang berlokasi di Blok Ea, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.
Kepala UPT Damkar Wilayah Sumedang Kota, Arifin Rachmat, membenarkan adanya laporan yang masuk melalui telepon WhatsApp dari pemilik warung langsung ke kantor Damkar sekitar pukul 10.13 WIB.
Baca Juga:Evakuasi Ular Kobra Jawa di Pabrik Roti Bakar, Damkar Sumedang Bergerak CepatDamkar Sumedang Atasi Kunci Cakram Motor yang Terkunci
“Pihak kami menerima laporan dari Ibu Eti, pemilik warung dan kandang ayam tempat kejadian. Beliau melaporkan bahwa terdapat seekor ular sanca yang masuk ke kandang ayam dan telah memangsa satu ekor ayam jagonya. Mendapat laporan tersebut, kami segera menugaskan Regu I dari UPT Damkar Wilayah Darmaraja untuk melakukan penanganan,” ujar Arifin, Sabtu (5/4/2025).
Tim Damkar tiba di lokasi sepuluh menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 10.23 WIB.
Tanpa membuang waktu, proses penangkapan ular langsung dilakukan di area kandang ayam warung Eba yang berada di sekitar rumah pelapor.
“Penanganan dimulai pukul 10.23 WIB dan selesai pukul 10.35 WIB. Ular sanca tersebut berhasil ditangkap dalam keadaan hidup tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas di sekitar lokasi,” jelas Arifin.
Ia menambahkan bahwa kejadian seperti ini menunjukkan pentingnya kesigapan warga untuk segera melapor ketika menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha.
“Kami sangat mengapresiasi respon cepat dari pemilik warung yang segera menghubungi kami. Ini menunjukkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat yang sangat penting untuk mencegah bahaya yang lebih besar,” kata Arifin.
Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kemunculan hewan liar, terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan lahan kosong, kebun, atau sungai.
Baca Juga:Damkar Sumedang Bantu Evakuasi Cincin Pasien Sebelum Operasi Pengangkatan RahimJusuf Hamka Gratiskan Tol Cisumdawu Khusus Arus Balik Mudik, Ini Daftar Ruasnya
“Kehadiran ular di lingkungan warga bisa berbahaya, baik bagi manusia maupun hewan peliharaan. Tim kami siap siaga 24 jam untuk menangani situasi seperti ini. Jangan ragu untuk menghubungi kami kapan saja dibutuhkan,” tutup Arifin.(yga)