Doaku

Doaku
Doaku
0 Komentar

Kupinta dengan sangat. Seperti dengan sangatnya ku harap ampunan Mu atas aib-aibku itu.

Sebab sekali saja kau buka rahasia terdalam itu, habislah aku, Tuhan. Di mata manusia mungkin aku bak dewa suci, namun di hadapan Mu, aku tak ada artinya setitik pun.

Engkau tetap Rabbku. Yang tak mungkin aku mencari rabb lain di semesta jagat raya ini. Karena Engkau penguasa semesta, maka Kau adalah satu-satunya sesembahanku.

Baca Juga:Pengangguran OTD Waduk Jatigede Masih Jadi Permasalahan di SumedangAkhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Walau kadang kusembah juga atasan, harta, wanita, tahta dan dunia. Tapi sungguh Rabb, sembahku kepada makhluk, karena terpaksa. Efek birokrasi (bureacracy effect) yang harus selalu loyal dan butuh validasi atasan.

Kadang hingga harus menjilat apapun dari kekuasaan, walau mengorbankan kedaulatan dan nurani. Maka ku mohon kepada Mu, agar aku sanggup untuk berkata TIDAK pada birokrasi dan penguasa yang memunggungi nurani. Juga tidak pada yang menjual kedaulatan.

Tuhan, walau aku ini pendosa, Kau pun tetap mengijinkan aku meminta kepada Mu. Karena Kau pun perintahkan untuk memohon kepada Mu. Aku minta, ampuni aku, berkahi aku, rahmati aku, penuhi kebutuhanku dan jadikan aku penguasa.

Penguasa atas nafsuku agar aku tak menjadi budaknya dan tak jadi budak penguasa. Syukur menjadi penguasa atas kekuasaan, agar aku tak menyembah mereka. Gusti, kabulkan ya, serius ku mohon kabulkan ya. (Kang Marbawi, 280226)

0 Komentar