“Target kami tentu pelayanan yang lebih stabil dan andal. Kemarau panjang seperti sekarang menjadi pelajaran bahwa ketahanan sumber air harus disiapkan sejak jauh-jauh hari,” tutur Imas.
Manajemen Tirta Medal juga memahami dampak yang dirasakan pelanggan selama debit air menurun. Penyesuaian distribusi yang terjadi saat ini merupakan konsekuensi dari berkurangnya kemampuan sumber air memasok kebutuhan pelanggan.
Karena itu, kajian terhadap Ciseda menjadi bagian dari langkah jangka panjang perusahaan. Harapannya, ketika sumber tersebut nantinya dapat dimanfaatkan, ketergantungan terhadap satu sumber air dapat dikurangi dan kontinuitas pelayanan pelanggan lebih terjaga. (red)
