oleh

Galudra Siap Jadi Desa Wisata Sunda Buhun

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Adanya acara sarasehan perencanaan Desa Galudra Kecamatan Cimalaka sebagai desa Wisata Sunda Buhun oleh tokoh masyarakat, tidak lepas dari gagasan dan perencanaan yang matang Kepala Desa Galudra, Sumpena BA. Kegiatan itu sendiri dihadiri Camat Cimalaka Asep Aan Dahlan.

“Dengan adanya dukungan dari para tokoh masyarakat terkait rencana menjadikan Desa Galudra menjadi Desa Wisata Sunda Buhun, secara kronologis Desa Galudra ini memiliki luas sekitar 165 hektar, memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia,” ujar Sumpena kepada Sumeks, belum lama ini.

Diterangkan, menyangkut sumber daya alam, Desa Galudra mempunyai potensi, yaitu kaya dengan air. Kedua, mayoritas kehidupan penduduknya adalah dari sektor pertanian.

“Kita cuma punya potensi yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk Wisata Alam. Namun sebagai penunjang dari pada program wisata alam ini harus berkaitan erat dengan pola kehidupan dan budaya masyarakatnya. Maka, saya mendapatkan petunjuk dari bapak Irjend Pol (Purn) H Adang
Rochjana bagaimana untuk meningkatkan PAdes bagi desa Galudra sehingga mampu mendongkrak Income Pendapatan Masyarakat (IPM) terutama dari sektor daya beli warga masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, salah satunya adalah dengan membuat atau membangun destinasi wisata. Namun, wujud daripada destinasi wisata ini agar lebih menarik maka diarahkan kepada destinasi Wisata Sunda Buhun.

“Sehingga nanti kita skupnya adalah satu desa. Dimana, Desa Galudra ini akan dikenal, baik di lingkungan Kabupaten Sumedang dan di luar Kabupaten Sumedang. Bahwa, yang namanya destinasi Wisata Sunda Buhun adanya di Desa Galudra,” tandasnya.

Ditegaskan, faktor – faktor penunjangnya harus betul- betul mencerminkan Budaya Sunda Buhun. Jadi tidak mungkin hanya mengarahkan pada sektor wisatanya saja, tapi harus didukung oleh seluruh masyarakat sehingga dengan demikian keterlibatan masyarakat pada dasarnya di Desa Galudra ini betul-betul ikut serta dalam membangun destinasi Wisata Sunda Buhun ini.

“Dengan demikian diharapkan nanti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat atau menciptakan lapangan pekerjaan kepada warga Desa Galudra, terutama para pemuda. Seperti memanfaatkan produk-produk unggulan yang ada di Desa Galudra, yang selama ini sulit pemasarannya,” terangnya.

Dikatakan, dengan fasilitas destinasi Wisata Sunda Buhun ini maka diharapkan nanti warga mampu memasarkan produk-produk unggulan yang ada di Desa Galudra. Seperti handicraft atau produk-produk makanan yang ada.

“Untuk memasarkannya kita gabungkan menjadi satu kesatuan. Maka, diharapkan nanti juga saling membantu, termasuk masyarakat yang bekerja di objek wisata tersebut. Mereka juga bisa berjualan di tempat wisata. Salah satu tujuannya dan tujuan yang kedua sesuai dengan program visi dan misi Kabupaten Sumedang. Apalagi sekarang di desa itu ada program SAKIP desa dan salah satu program SAKIP desa itu, adalah pengentasan kemiskinan,” katanya.

Sumpena berharap dengan dibangunnya destinasi Wisata Sunda Buhun, Desa Galudra ini menjadi desa mandiri.

Dia juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk bersama- sama dengan pemerintahan desa berpartisipasi dalam menunjang program destinasi Desa Wisata Sunda Buhun.

“Siharapkan dengan adanya kebersamaan dalam program ini,
bukan dalam artian bekerjasama tapi kita sama-sama bekerja,” pungkasnya. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *