oleh

Covid Meningkat, Disdik Lakukan Evaluasi PTM

SUMEDANGEKAPRES.COM  – Tingginya kasus Covid – 19 di Sumedang, mengakibatkan berubahnya teknis Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 15 Juli 2021 mendatang.

Menyusul meningkatnya jumlah kasus Covid -19 yang terjadi sejak beberapa minggu terakhir, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang melakukan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang  sudah direncanakan pada 15 Juli 2021.

“Teknis kesiapan PTM selalu kami evaluasi dari minggu ke munggu, karena situasi dan kondisi kedaruratan covid-19 selalu fluktuatif,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin melalui aplikasi WhatsAppnya, belum lama ini.

Dia menjelaskan, sejauh ini Dinas Pendidikan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Dari yang semula bisa diikuti oleh 50 persen siswa, namun sekarang hanya diperbolehkan  25 persen saja. Itu juga hanya dua hari PTM dalam semingg. Dari rencana semula, yakni siswa Paud dan SD giliran per dua minggu dan siswa SMP per 10 hari dalam sebulan.

“Pada prinsipnya, pusat menyerahkan kepada kebijakan daerah sesuai situasi kondisi dan karakteristik daerah masing – masing. Yang penting, tidak melebihi 50 persen kapasitas dan hasil kajian serta keputusan Satgas Covid-19 daerah,” tuturnya.

Menyinggung soal ribuan tenaga pendidik dan kependidikan yang masih belum menjalani vaksinasi, pihaknya berupaya sekuat tenaga melakukan pengarahan dan sosialisasi. Agar, mereka segera menjalankan kewajibannya sebagai salah satu instrumen PTM.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan penjelasan !” katanya tegas.

Seandainya, lanjut Kadis, jika nanti ada aturan yang menyatakan, bahwa guru dan tenaga kependidikan yang tidak mau di vaksin harus diberi sanksi, tentu pihaknya akan melaksanakan aturan itu.

“Kita taat azas, akan saya berikan sanksi tegas,” katanya seraya menyebutkan sejauh ini Dinas Pendidikan membuat 13 tim untuk  menyosialisasikan asismen nasional berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan vaksinasi Covid – 19.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mencatat sebanyak 3.548 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan belum melakukan vaksinasi.

Mereka terdiri dari 1.314 orang ditunda akibat beberapa kendala kesehatan dan 2.234 lainnya tak menggubris undangan untuk vaksinasi atau diduga menolak. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *