Kelestarian Ikan Ternyata Pengaruhi Mutu Air

Editor:

sumedang, JATIGEDE – Kelestarian Ikan bermanfaat untuk menjaga kualitas perairan umum. Ini merupakan upaya untuk menghindari penurunan mutu air karena penyuburan air berlebihan. Sehingga, perlu penebaran ikan pemakan bahan organik, planton atau gulma air.

Kepala Bidang Pembinaan Mutu dan Pengawasan Perikanan, Yosep Susandi Ir MP mengatakan untuk mendukung pelestarian ikan, pihaknya sudah melakukan penebaran benih di Perairan Umum baik di Waduk Jatigede, Sungai Cipeles maupun Sumber Mata Air lainnya.

Ditegaskan, dari target 4.500.000 ekor, sampai saat ini baru terealisasi sekitar 3.000.000 ekor dari APBD maupun sumbangan UPT Provinsi, pusat maupun sumbangan pihak ketiga. Adapun jenis ikan yang ditebar adalah Bandeng, Nilem, Patin, Mas, Kancra, Beureum Panon dan Nila.

“Untuk saat ini sudah tertanam ikan sekitar 3 juta ekor, kita sebar di perairan umum,” kata dia.

Yosep menjelaskan pengelolaan perairan umum daratan (PUD) berbasis cultured bases fisheries (CBF) harus terus dikembangkan di tengah-tengah masyarakat. Konsep ini menjadi model yang efektif untuk pengelolaan perikanan berkelanjutan khususnya di PUD, karena pengelolaannya lebih terukur, dapat menjadi alternatif usaha masyarakat serta tidak berdampak negatif terhadap fungsi utama perairan.

Dia menerangkan melalui CBF ini benih ikan dari hasil budidaya yang direstocking dibiarkan tumbuh secara alami dengan memanfaatkan pakan alami yang tersedia hingga mencapai ukuran siap konsumsi.

Selain sebagai upaya untuk memulihkan hasil tangkap yang cenderung menurun di perairan umum daratan, CBF juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat baik dari sektor perikanan, pariwisata dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *