Sejarah Nama Kabupaten Purwakarta Menurut Naskah

Sejarah Nama Kabupaten Purwakarta
Sejarah Nama Kabupaten Purwakarta, Kantor Bupati, Purwakarta, 1928/pinterest
0 Komentar

sumedangekspres – Sejarah Nama Kabupaten Purwakarta menurut naskah Moehammad Moekri Babad Wanayasa, nama Purwakarta diusulkan dari tingkat cutak – wedana atau selanjutnya menjadi wedana – Sindangkasih yang bernama Purbasari.

Nama “Purwakarta” memiliki arti tersendiri, kata “Purwa” berarti awal atau baru dan “Karta” berarti aman, damai dan sejahtera.

Saat itu nama “Purwakarta” belum sepopuler sekarang. Masyarakat masih mengenal kawasan tersebut dengan sebutan Sindangkasih, Kelurahan yang masih ada dan terletak di dekat pusat kota.

Baca Juga:Sejarah Desa Jatisari Kecamatan TanjungsariSejarah Kabupaten Purwakarta Saat Jaman Belanda

Secara resmi nama Purwakarta ditetapkan pada hari Rabu tanggal 20 Juli 1831 melalui musyawarah Wakil Residen Krwang di Sindangkasih, G. Serius.

Menurut sumber kolonial Hindia Belanda, Java Bode menjadi ibu kota kabupaten tersebut pada Sabtu, 9 April.

Sejarah Nama Kabupaten Purwakarta Pada zaman Hindia Belanda, pemindahan ibu kota negara bukanlah hal yang aneh ketika terjadi di beberapa daerah.

Di Priangan, misalnya, beberapa kabupaten administratif mengalami perpindahan modal antara awal dan pertengahan abad ke-19. Beberapa kotamadya bahkan mengalami pemindahan modal berulang kali.

Maka, pada tahun 1810, ibu kota administratif Bandung dipindahkan dari Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) ke kota Bandung yang didirikan pada tahun yang sama.

Pada tahun yang sama, ibu kota Kabupaten Parakanmuncang dipindahkan ke Andawadak (dekat Tanjungsari, Sumedang modern).

Pada tahun 1815 ibu kota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Imbanagara ke Cibatu (Ciamis) (pindah kedua). Pada tahun 1832 ibu kota Kabupaten Sukapura dipindahkan (untuk ketiga kalinya) oleh Sukaraja ke Pasir Panjang dan kemudian ke Manonjaya.

Pemindahan modal administratif pada dasarnya merupakan prakarsa penguasa masing-masing.

Baca Juga:Peninggalan Sejarah Kerajaan SumedangLAKONI Kompresor Angin Direct Driven Oilless (Kompresor Angin)

Mengenai pemindahan ibu kota kabupaten ke Priangan, pemindahan ibu kota administratif Karawang juga merupakan gagasan penguasa yang disetujui oleh Asisten Residen dan Residen.

Pemindahan ibu kota Kabupaten tentunya memiliki alasan dan tujuan. Alasan pemindahan ibu kota kabupaten ke Priangan tidak hanya sama, tapi juga berbeda.

Namun, tujuan utama transfer adalah sama. Demikian pula tujuan utama pemindahan ibu kota Kabupaten Karawang ke Sindangkasih pada dasarnya sama dengan pemindahan ibu kota beberapa wilayah administratif ke Priangan, yaitu kelancaran jalannya pemerintahan dan memajukan kehidupan pemerintahan dan masyarakat setempat.

0 Komentar