Keindahan Flora dan Fauna di Gunung Tampomas Sumedang yang Wajib Kamu Ketahui

Keindahan Flora dan Fauna di Gunung Tampomas Sumedang yang Wajib Kamu Ketahui
Keindahan Flora dan Fauna di Gunung Tampomas Sumedang yang Wajib Kamu Ketahui (ist)
0 Komentar

Setiap pendaki diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya pelestarian ini, dengan cara sederhana seperti tidak merusak tumbuhan, tidak memberi makan satwa liar, dan membawa turun kembali sampah mereka.

Flora dan Fauna Gunung Tampomas

Gunung Tampomas menyimpan kekayaan hayati yang menakjubkan. Hutan pinus, bambu, dan berbagai tanaman tropis tumbuh subur di sini.

Beberapa jenis anggrek liar bisa ditemukan di jalur pendakian.

Untuk fauna, pendaki bisa menjumpai burung jalak, elang, monyet ekor panjang, bahkan kijang yang sesekali menampakkan diri.

Kawasan ini juga dikenal sebagai habitat penting bagi satwa liar.

Tips Mendaki Gunung Tampomas

Sebelum menapaki jalur Tampomas, berikut tips penting:

1. Waktu terbaik mendaki adalah musim kemarau agar jalur lebih aman

2. Gunakan sepatu trekking yang nyaman karena jalur berbatu dan licin.

3. Bawa perbekalan air meski ada sumber mata air alami.

4. Jika pemula, sebaiknya gunakan jasa pemandu lokal.

Baca Juga:Wabup Fajar: Sarpras Rusak Harus Ditangani, Jangan Tunggu ViralAntisipasi Massa Aksi Menuju Jakarta

5. Hindari sikap sombong atau meremehkan mitos lokal, karena masyarakat sekitar sangat menjunjung nilai adat.

Tips Mendaki Gunung Tampomas untuk Pemula

Bagi pendaki pemula, penting untuk mempersiapkan fisik dan perlengkapan sebelum menaklukkan Gunung Tampomas.

Bawa peralatan dasar seperti tenda, sleeping bag, jaket tebal, dan cukup logistik.

Jangan lupa mengecek cuaca sebelum berangkat dan selalu mendaki bersama rombongan untuk keamanan.

Gunung Tampomas memang cocok bagi pemula, tetapi tetap membutuhkan kewaspadaan dan persiapan matang.

Rute Pendakian Gunung Tampomas

Gunung Tampomas memiliki beberapa jalur pendakian populer, seperti jalur via Cibeureum dan via Narimbang.

Setiap rute menawarkan pemandangan khas, mulai dari hutan tropis yang lebat hingga padang savana menjelang puncak.

Baca Juga:Prestasi Nasional: Baznas Sumedang Raih Penghargaan BergengsiJagung Jadi Andalan Ketahanan Pangan Lokal

Jalur Cibeureum sering dipilih pendaki karena lebih mudah diakses, sementara jalur lainnya cocok bagi mereka yang ingin suasana lebih sepi dan menantang.

Jalur Pendakian Gunung Tampomas Jalur Cibeureum

Ada beberapa jalur resmi menuju puncak, namun jalur paling populer adalah Jalur Cibeureum di Kecamatan Cimalaka.

Jalur ini memiliki 4 Pos dan 3 Sanghyang (titik istirahat). Waktu tempuh rata-rata sekitar 3–5 jam tergantung kondisi fisik.

Pada awalnya, pendaki akan melewati perkebunan warga sebelum masuk ke hutan tropis dengan pohon pinus menjulang tinggi.

0 Komentar