KOTA – Pemerintah Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Penentuan Lokasi (Penlok) pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sukajaya, Rabu (17/12).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor Desa Sukajaya dan dipimpin langsung Kepala Desa (Kades) Sukajaya Sukana SM MM., dihadiri Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa(BPD), Ketua dan Pengurus KDMP Sukajaya, Babinsa dan Bhabinmas serta para Ketua RW.
Dalam kesempatan tersebut Kades menjelaskan, bahwa Musdesus kali ini difokuskan untuk membahas penetapan lokasi bangunan KDMP.
Baca Juga:Shandy Aulia Terbaru: Tetap Kompak dengan Mantan Suami Demi ClaireMeski Sudah Cerai, Shandy Aulia dan David Herbowo Masih Tetap Melakukan Ini
Menurutnya, hingga saat ini belum ada lokasi lain di wilayah Desa Sukajaya yang benar-benar memenuhi kriteria dan standar yang telah ditetapkan oleh PT Agrinas.
“Musdesus hari ini membahas penentuan lokasi ( Penlok) bangunan KDMP. Sejauh ini, tempat yang tersedia belum memenuhi kriteria atau standar yang sudah ditetapkan oleh PT Agrinas,” ujar Sukana.
Ia mengatakan, melalui Musdesus tersebut, pemerintah desa bersama peserta musyawarah kembali melakukan evaluasi dan akhirnya sepakat untuk tetap mengusulkan lokasi yang sudah diajukan sejak awal Kesepakatan hari ini diambil karena dinilai tidak ada alternatif lokasi lain yang lebih baik.
“Kami melakukan resolusi kembali dan menetapkan lokasi yang sudah ada, karena memang tidak ada lagi alternatif yang lebih baik daripada lokasi yang sudah diusulkan sejak awal,” jelasnya.
Adapun lokasi yang disepakati berada di pinggir kantor Desa Sukajaya, tepatnya di area yang saat ini digunakan sebagai bangunan PKK dan kolam ikan. Ke depan, kolam ikan tersebut direncanakan akan dilakukan pengurugan sebagai bagian dari penyesuaian lahan.
“Hasil kesepakatan musdesus hari ini, lokasinya di Desa Sukajaya, di area bangunan PKK dan kolam ikan. Kemungkinan nanti kolam ikannya akan diurug, ada proses cut and fill,” kata Kades.
Terkait kemungkinan alternatif lokasi lain, Sukana menegaskan bahwa opsi tersebut telah dipertimbangkan, namun justru dinilai memiliki risiko yang lebih besar.
Baca Juga:UMKM Mangga Gedong Gincu Jatigede Jadi Perhatian, Bupati Sumedang Dorong Naik KelasKredit Macet Debitur Mandiri Berujung Polemik, AMX Sumedang Soroti Inkonsistensi Bank dan Desak DPRD Bertindak
“Kalau dibilang alternatif, sebenarnya ada, tapi risikonya lebih tinggi, baik dari segi pembiayaan maupun nilai ekonomisnya. Dari analisa kami, lokasi yang disepakati ini lebih menjanjikan secara ekonomi dan biaya pembangunannya relatif akan lebih ringan,” ungkapnya.
