Jatimulya Prioritaskan Pemberdayaan

Jatimulya Prioritaskan Pemberdayaan
MUSYAWARAH: Pemerintah Desa Jatimulya melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menetapkan RKPDes 2027, baru-baru ini.(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Sumedang Utara, menetapkan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik sebagai dua fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027.

Prioritas tersebut disepakati melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang diikuti unsur masyarakat dan mendapat persetujuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatimulya.

Sekretaris Desa Jatimulya Wawan Kartiwan mengatakan, program pemberdayaan tetap diarahkan pada penanganan stunting. Pemerintah desa menargetkan wilayahnya dapat menuju zona bebas stunting.

Baca Juga:Milangkala Sederhana, Jalan Jadi KadoCimarias-Cinangerang Jadi Prioritas Tora Pemda Buka Jalan Distribusi Tanah Untuk Warga 

“Untuk kegiatan pemberdayaan masih tetap dilaksanakan dengan prioritas penurunan angka stunting, menuju zona bebas stunting,” ujar Wawan, baru-baru ini.

Sementara pada sektor pembangunan fisik, pemerintah desa berencana melanjutkan sejumlah program yang sebelumnya masuk dalam RKPDes 2026. Sebagian program tersebut belum terlaksana karena keterbatasan anggaran.

“Untuk kegiatan fisik, rencananya tahun 2027 melanjutkan kegiatan yang ada dalam RKPDes tahun 2026, karena sebagian besar kegiatan fisik prioritas belum bisa dilaksanakan akibat keterbatasan anggaran,” katanya.

Wawan berharap kondisi keuangan desa pada 2027 kembali lebih longgar. Dengan dukungan anggaran yang memadai, program yang telah disusun dapat direalisasikan secara bertahap.

“Harapannya dana desa kembali normal seperti tahun 2025, sehingga program-program prioritas yang sudah direncanakan dapat dilaksanakan,” ujarnya.(ahm)

0 Komentar