KOTA – Taman baca Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan dibuka dan diresmikan Bupati Dony Ahmad Munir saat memperingati Milangkala ke-17 Desa Margalaksana, baru-baru ini Taman bacaan dibuka sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca masyarakat, menyediakan ruang belajar yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pengembangan pengetahuan.
“Taman Baca ini didukung bantuan 1.000 buku dari Dinas Arsip dan Perpustakaan . Saya berharap Taman Baca ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menambah wawasan, keterampilan, dan sikap yang positif,” kata Bupati Dony saat meresmikan taman baca.
Dibukanya Taman Baca Desa Margalaksana juga melakukan peningkatan literasi digital denganmenyediakan akses internet gratis di sentra kuliner untuk mendukung literasi digital dan interaksi sosial di kalangan masyarakat.
Baca Juga:Fakta Menarik Tahura Gunung Kunci: Warisan Sejarah dan Alam di SumedangJam Buka Tahura Gunung Kunci: Panduan Wisata Alam Bersejarah di Sumedang
Usia 17 tahun dalam perjalanan sebuah desa bukanlah waktu yang pendek. “Milangkala merupakan momen penting untuk merefleksikan capaian, memperkuat komitmen, dan memperbaharui semangat gotong royong demi masa depan desa yang lebih gemilang,” katanya.
Dony menambahkan, kekuatan sebuah desa bukan hanya diukur dari infrastruktur yang megah, tetapi dari kualitas manusianya dari warganya yang cerdas, produktif, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Saya melihat Desa Margalaksana memiliki potensi besar, baik dari sektor pariwisata, pertanian, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Dengan SDM yang unggul dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Desa, masyarakat, dan pihak lainnya, saya yakin Margalaksana akan menjadi contoh desa mandiri yang kompeten, kompetitif, dan inovatif,” kata Dony.
Dony berharap, momentum ini dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa syukur, serta meneguhkan tekad bersama dalam membangun desa. “Saya mengajak seluruh warga untuk terus bergotong royong, menjaga persatuan, dan aktif berperan dalam pembangunan desa. karena desa yang hebat bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi buah dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” kata Dony. (red)