RANCALAKONG – Suasana Saptuan Budaya Ekosistem Kasumedangan di Geoteater Rancakalong, Sabtu (29/11), tidak hanya diramaikan oleh penampilan seni dan budaya khas Sumedang.
Di salah satu sudut area, tampak sebuah booth pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dipadati warga. Booth tersebut adalah milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang yang kembali menghadirkan layanan jemput bola di tengah keramaian.
Langkah ini menjadi strategi Disdukcapil untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini kerap terkendala jarak, waktu kerja, hingga keterbatasan akses.
Baca Juga:Jalan Desa Rancamulya Selesai Di-Hotmix Lewat Program BankeudesPembangunan KDMP Mekarjaya Dikebut, Baru Capai 10 Persen
“Kami hadir untuk mendekatkan layanan Adminduk kepada Anda. Jadi sambil menikmati seni dan budaya, masyarakat juga bisa mengurus Adminduk,” ujar Kepala Disdukcapil, Bangbang Kustiantoro, saat ditemui di sela kegiatan.
Layanan jemput bola ini sengaja disinergikan dengan kegiatan budaya agar efektif menjangkau warga dari berbagai desa di Rancakalong dan sekitarnya. Sebagian besar pengunjung awalnya datang untuk menyaksikan kesenian, namun tak sedikit yang akhirnya memanfaatkan momentum untuk mengurus dokumen kependudukan.
Mulai dari perekaman KTP-el, perubahan data, pencetakan KIA (Kartu Identitas Anak), hingga konsultasi administrasi, semuanya tersedia di lokasi. Petugas Disdukcapil terlihat sigap menerima warga satu per satu, sementara alur pelayanan dibuat sederhana agar proses tidak memakan waktu lama.
Antusiasme warga terlihat jelas. Sejak pagi, kursi antrean terus terisi. Bagi sebagian warga, kesempatan ini menjadi solusi yang sangat membantu, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kecamatan atau memiliki aktivitas harian yang padat.
Suryana (43), warga Desa Cibungur, menjadi salah satu yang memanfaatkan layanan tersebut. Ia mengaku langsung datang begitu mendengar adanya layanan jemput bola di acara budaya desanya.
“Terbantu sekali. Lokasinya dekat dengan rumah, jadi bisa mempersingkat waktu bagi masyarakat seperti kami yang harus mengurus Adminduk,” ujarnya sambil menunggu giliran.
Ia menambahkan, pelayanan semacam ini sebaiknya lebih sering dilakukan, terutama di daerah yang akses transportasinya terbatas.
Baca Juga:HKN ke-61 di Cimanggung Warga Serbu Layanan Kesehatan GratisAnggaran Rutilahu Jabar Anjlok 60 Persen Kuota Bedah Rumah Turun Drastis 2026
Menurut Bangbang, layanan jemput bola menjadi bagian penting dari upaya Disdukcapil meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan secara merata di seluruh wilayah Sumedang. Selain menyasar pusat keramaian, kegiatan serupa juga dilakukan di desa terpencil, sekolah, dan pusat layanan publik lainnya.
