HKN ke-61 di Cimanggung Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis

HKN ke-61 di Cimanggung Warga Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Petugas dan kader kesehatan mengikuti puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar Puskesmas Cimanggung, Sabtu (29/11).(Engkos/Sumeks)
0 Komentar

CIMANGGUNG – Semangat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 terasa meriah di wilayah kerja Puskesmas Cimanggung. Melibatkan masyarakat dan para kader kesehatan, rangkaian kegiatan digelar sejak awal pekan dan mencapai puncaknya pada Sabtu (29/11), melalui gerak jalan sehat, senam massal, bazar, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

Tak hanya terpusat di lingkungan Puskesmas, semarak HKN juga menyentuh wilayah terpencil. Sebelumnya, tim Puskesmas Cimanggung menggelar bakti sosial di Dusun Cigumentong, Desa Sindulang, yang memiliki akses jalan berbatu. Lomba cerdas cermat kader dan video challenge penyuluhan turut digelar sebagai bentuk edukasi kesehatan yang kreatif dan partisipatif.

Plt Kepala Puskesmas Cimanggung, drg Ira Tantira, menyampaikan bahwa tahun ini pendekatan promotif dan preventif menjadi fokus utama dalam seluruh kegiatan.

Baca Juga:Sepi di Rumah Hampir Roboh, Ma Acih Bertahan dengan HarapanBacklog Rutilahu Sumedang Masih Tinggi, APBD Hanya Mampu Tangani 26 Unit Dari 158 Ribu Kebutuhan

“Pemeriksaan kesehatan itu termasuk bagian dari gaya hidup sehat, meski tidak ada keluhan. Karena itu kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis pada hari ini,” ujarnya.

Dalam puncak acara, Puskesmas Cimanggung memberikan penghargaan kepada kader purna bakti serta menyerahkan hadiah bagi para pemenang lomba edukasi dan cerdas cermat. Menurut drg Ira, kader memiliki peran vital dalam menggerakkan program kesehatan di tingkat desa.

“Kami tidak bisa memberikan insentif rutin setiap bulan. Namun melalui kegiatan ini, kami ingin mengapresiasi dan menghibur kader yang selama ini banyak membantu kami,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja lintas sektor demi peningkatan capaian skrining TB, yang hingga kini masih berada di angka rendah.

“Dalam lokakarya triwulanan kemarin disepakati bahwa setiap desa menyasar sekitar 50 orang untuk skrining TB. Kami berterima kasih kepada Desa Sindulang yang sudah menetapkan jadwal screening pada 2 Desember 2025,” jelasnya.

Tidak hanya berdampak bagi warga, HKN ke-61 juga menjadi momentum mempererat kekompakan internal para pegawai. Menurut drg Ira, kebersamaan yang tercipta selama persiapan dan pelaksanaan acara mampu menumbuhkan semangat kerja dan ide-ide baru untuk peningkatan pelayanan kesehatan.

Kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang tinggi. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif. Semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus hidup sehat dan aktif menjaga kesehatan,” pungkasnya. (kos)

0 Komentar