SUMEDANG EKSPRES – Industri perhotelan di Kabupaten Sumedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Oktober 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang dan nonbintang mencapai 35,89 persen, naik signifikan dibanding September 2025 yang berada di angka 29,58 persen.
Kepala BPS Kabupaten Sumedang, Sudiyanto, S.Si., M.M., menjelaskan kenaikan tersebut terutama didorong oleh performa hotel bintang yang melonjak tajam dalam satu bulan terakhir.
“TPK hotel bintang pada Oktober 2025 mencapai 59,69 persen. Angka ini naik 16,84 poin dibanding September 2025 yang tercatat 42,85 persen,” ujar Sudiyanto seperti dikutip dari laman sumedangkab.bps.go.id, Rabu (24/12/2025).
Baca Juga:PMI Sumedang Siaga Nataru, Dua Posko Aktif Jaga Keselamatan WargaAntisipasi Gejolak Harga Jelang Nataru, Pasar dan Distributor di Sumedang Disidak
Tak hanya dibanding bulan sebelumnya, kinerja hotel bintang juga melampaui capaian tahun lalu. Dibanding Oktober 2024, TPK hotel bintang meningkat 14,79 poin dari 44,90 persen menjadi 59,69 persen.
Namun, tren positif itu belum sepenuhnya dirasakan hotel nonbintang. Pada Oktober 2025, tingkat hunian hotel nonbintang justru tercatat 17,82 persen, turun 1,69 poin dibanding September 2025 yang mencapai 19,51 persen. Jika dibandingkan dengan Oktober 2024, penurunannya mencapai 1,58 poin dari 19,40 persen.
“Secara keseluruhan, kenaikan TPK di Sumedang lebih banyak disumbang oleh hotel bintang, sementara hotel nonbintang masih menghadapi tekanan,” kata Sudiyanto.
Sementara itu, dari sisi lama menginap, BPS mencatat belum ada perubahan berarti. Rata-rata lama menginap tamu, baik asing maupun domestik, pada Oktober 2025 tercatat selama 1,00 malam. Angka tersebut sama dengan September 2025 dan juga tidak berubah dibanding Oktober 2024.
Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang tercatat 1,00 malam, demikian pula di hotel nonbintang.
Untuk tamu asing, rata-rata lama menginap pada Oktober 2025 juga tercatat 1,00 malam. Seluruh tamu asing tercatat menginap di hotel bintang, sementara tidak ada tamu asing yang menginap di hotel nonbintang selama periode tersebut.
Adapun tamu domestik atau tamu Indonesia menunjukkan pola yang sama. Rata-rata lama menginap pada Oktober 2025 tercatat 1,00 malam, baik di hotel bintang maupun nonbintang, dan relatif stabil dibandingkan bulan dan tahun sebelumnya.(red)
