Warga Masih Datangi Kantor Damkar Saat Darurat, Danpos Tanjungsari Ingatkan Nomor Layanan Resmi

Petugas Damkar Kabupaten Sumedang
Petugas Damkar Kabupaten Sumedang saat melakukan kesiapan pemadaman dan penyelamatan jika di butuhkan masyarakat
0 Komentar

TANJUNGSARI – Kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan darurat pemadam kebakaran (Damkar) di wilayah Tanjungsari dinilai masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, hingga kini masih banyak warga yang datang langsung ke kantor Damkar saat terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, padahal layanan telah menyediakan nomor resmi yang bisa dihubungi kapan saja.

Danpos Damkar Tanjungsari, Daniel Banti Irianto, menyebutkan bahwa masyarakat sebenarnya dapat langsung menghubungi layanan darurat melalui nomor 022 7911113 atau 112 jika terjadi kebakaran maupun situasi penyelamatan lainnya. Menurutnya, akses cepat melalui telepon jauh lebih efektif agar petugas bisa segera bergerak ke lokasi.

“Kalau ada kebakaran atau kondisi darurat, sebaiknya masyarakat langsung menghubungi nomor layanan. Jangan datang ke kantor, karena itu justru bisa memperlambat penanganan,” ujar Daniel.

Baca Juga:Warga Kutamandiri Panik Temukan Tokek di Rumah: Damkar Tanjungsari Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi Malam HariDamkar Sumedang Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat

Ia menjelaskan, personel di Pos Damkar Tanjungsari saat ini berjumlah 16 orang, yang dibagi ke dalam beberapa regu. Setiap regu terdiri dari lima personel yang selalu siaga untuk membantu masyarakat, baik dalam pemadaman kebakaran maupun kegiatan penyelamatan.

Tidak hanya menangani kebakaran, Damkar Tanjungsari juga banyak menerima laporan evakuasi non-kebakaran.

“Saat ini, yang paling sering dibutuhkan masyarakat adalah evakuasi sarang tawon dan penanganan ular yang masuk ke permukiman. Kami selalu siap bergerak ke lokasi jika dibutuhkan,” terang Daniel.

Dari sisi sarana dan prasarana, Daniel memastikan perlengkapan Damkar Tanjungsari masih dalam kondisi layak pakai. Peralatan yang dimiliki meliputi nozel, way connection, Alat Pelindung Diri (APD), serta satu unit mobil pancar berkapasitas 3.000 liter keluaran tahun 2014.

“Kendaraan dan peralatan masih layak digunakan untuk operasional dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dengan ketersediaan personel dan peralatan tersebut, Damkar Tanjungsari berharap masyarakat semakin sadar untuk menggunakan jalur layanan resmi, sehingga penanganan kebakaran dan penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif. (kos)

0 Komentar