SUMEDANG EKPRES – Melalui kegiatan Program Sapa Warga Berbasis Budaya yang merupakan program interaksi humanis antara wakil rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan masyarakat, anggota Dewan DPRD Jawa Barat, Bayu Satya Prawira SH, mengintegrasikan untuk pelestarian serta regenerasi budaya kesenian tradisional, dan kearifan lokal.
Hal tersebut disampaikan Bayu Satya Prawira SH., pada kunjunga kerjanya menghadiri kegiatan Sapa Warga Berbasis Seni Budaya yang digelar di Desa Kebonjati Kecamatan Sumedang Utara kepada Sumeks Minggu (3/5)
Bayu menyampaikan di DPRD Provinsi Jawa Barat setiap anggota dewan difasilitasi selain reses dan juga pengawasan ada program Sapa Warga Berbasis Budaya.
Baca Juga:Kades Kebonjati Ajak Warga Hidupkan Kembali BudayaPelatihan AI untuk Kadis, Dorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data
” Jadi kita harus terjun langsung dalam melestarikan seni dan budaya yang ada dimasyarakat, dan ini merupakan sarana kita untuk bersilaturahmi langsung dengan warga masyarakat, terutama di Dapil kita Daerah Pemilihan (Dapil) 11, Subang Sumedang dan Majalengka, kita dibekali kegiatan seperti itu” ujarnya.
Lebih jauh ia mengatakan, dirinya menginginkan khususnya untuk budaya – budaya di Jawa Barat itu bisa lestari yang sesuai dengan keinginan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
Dia berharap semua Seni budaya baik itu tariannya, adat istiadat, dan budaya-budaya lainnya bisa terus terjaga dan ada penerusnya.
” Seperti tadi kita lihat para pemain Calung di Desa Kebonjati sudah mulai sepuh-sepuh, jadi ini harus ada regerasi kedepanya, jadi kita mengajak kepada kawan-kawan kawula muda, dari karang taruna terutama anak-anak mudalah untuk bisa melestarikanya karena Sumedang Ini kan merupakan kota budaya dengan sebutan Puser Budaya jadi siapa lagi yang harus meneruskan kalau bukan anak-anak generasi muda,” ucapnya
Ia mengimbau kepada kawula muda di desa – desa harus mulai bangkit melestarikan budaya yang menjadi salah satu wadah kebanggaan di Kabupaten Sumedang. (ahm)
