SUMEDANG EKPRES- Upaya menciptakan kemandirian pangan terus digalakkan warga Desa Jatihurip Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.
Melalui program ketahanan pangan berbasis komunitas, warga mengembangkan budidaya ikan nila sebagai solusi pemenuhan gizi sekaligus peningkatan ekonomi rumah tangga.
Program ini digagas tahun 2024 oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Makmur Desa Jatihurip dan dijalankan secara swadaya oleh 10 anggota kelompok, bibit ikan nila dibudidayakan di empat kolam, dua kolam keramba dan dua kolam bioplok milik Kelompok Pokdakan Nila Makmur.
Baca Juga:Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa MendatangBupati Dony Serahkan Bantuan Audio Visual untuk KIM, Perkuat Arus Informasi Positif di Sumedang
Disamping itu di areal kolam kelompok Pokdakan Nila Makmur membudidayakan penyemaian tanaman seperti tanaman pakcoy kankung yang di panen sebulan sekali.
Ketua Pokdakan Nila Makmur, Hikmat Hananapi mengatakan
“Ikan nila dipilih karena mudah dibudidayakan, cepat panen, dan bernilai gizi tinggi. Dalam waktu tiga hingga empat bulan, ikan sudah bisa dikonsumsi atau dijual,” ujar ucapnya. Ia menambahkan, sebagian hasil panen akan dipasarkan sendiri.
Menurut Hikmat, budidaya ikan nila dan budidaya sayuran merupakan bagian dari strategi untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan masyarakat.
Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang hidup di tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk swadaya dan kemandirian yang tumbuh dari warga, bukan instruksi dari atas. Pemerintah desa hanya berperan sebagai fasilitator dan penghubung ke lembaga pendukung,” jelasnya.
Hasil panen tidak hanya dikonsumsi secara mandiri, tetapi juga untuk menyuplai Satuan Pelayanan Pemenuhan Giji ( SPPG) di wilayah Desa Jatihurip dalam pemenuhan kebutuhan Makan Bergizi Gratis yang telah menjadi penampung tetap.
Hal ini membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi pemenuhan ekonomi keluarga para anggota pokdakan tersebut .
Baca Juga:Langkah Pemkab Sumedang Optimalkan Program MBGPelayanan Klinik Pratama Dano Dikeluhkan MasyarakatÂ
Budidaya ikan nila juga dinilai sebagai sumber protein hewani yang murah dan kaya manfaat, terutama bagi tumbuh kembang anak. Dengan keterlibatan kader kesehatan, ikan hasil panen akan menjadi bagian dari distribusi makanan bergizi di tingkat rumah tangga.
Hikmat berharap adanya dukungan pemerintahan dengan memberikan bantuan berupa modal usaha untuk mengembangkan budidaya Ikan nila tersebut.
