SUMEDANG EKPRES, CIMALAKA – Pemerintahan Desa ( Pemdes ) Cimalaka Kecamatan Cimalaka menggelar Pengajian Ramadan, di Aula Kantor Desa Cimalaka Kecamtan Cimalaka Kabupaten Sumedang Pada Rabu (25/2).
Kegiatan ini di ikuti ibu – ibu jemaah Majelis Taklim di seluruh wilayah Desa Cimalaka. Acara berlangsung sejak dari sampai dzuhur dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme.
Hadir sebagai pemateri, Ustad IIn yang menyampaikan sejumlah pesan tentang fadilah atau keutamaan bulan Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak amaliah yang dapat meningkatkan pahala ibadah.
Baca Juga:Ini Dia Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Tak Dimiliki Bulan Lain
“Pada bulan Ramadhan, kita seharusnya disibukkan dengan kegiatan atau amaliah seperti bersedekah, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an. Bukan malah memperbanyak maksiat yang kadang tidak kita sadari, seperti ghibah dan lainnya,” ucap Ustad Iin dalam serangkaian penuturan yang disampaikanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cimalaka, Yudi Budiawan., mengatakan bahwa kegiatan pengajian tersebut sejatinya merupakan agenda rutin pemerintah desa yang dilaksanakan setiap bulan.
“Sebetulnya ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia tingkat desa serta majelis taklim yang ada di wilayah desa. Biasanya dilaksanakan pada minggu keempat setiap bulan,” ujarnya.
Namun, pada kesempatan kali ini, pelaksanaan pengajian bertepatan dengan bulan suci Ramadan sehingga digelar lebih awal dan dikemas lebih khidmat dengan tausiah serta tabligh Ramadan.
Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen desa, mulai dari PKK, para kader, ketua RT dan RW, ketua majelis taklim, hingga para ketua DKM. Seluruh stakeholder yang berkaitan dengan pemerintahan desa turut diundang untuk hadir dan berpartisipasi.
“Ini pengajian satu desa. Harapannya, masyarakat khususnya warga Desa Cimalaka bisa betul-betul bersinergi dengan pemerintah desa dalam menghidupkan nuansa keagamaan, baik melalui pendidikan maupun kajian-kajian lainnya,” tambahnya.
Ia juga berharap partisipasi warga terus meningkat sehingga kegiatan keagamaan dapat menjadi salah satu upaya mewujudkan pemerintahan desa yang lebih baik, religius, dan harmonis . (ahm)
