SUMEDANG EKPRES – Bencana alam kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang pada Rabu (8/4/2026).
Salah satu kejadian terjadi di Dusun Cirangon, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, di mana sebuah rumah warga tertimpa material longsor.
Peristiwa tersebut terjadi setelah kondisi tanah di kawasan itu diduga labil, sehingga memicu pergerakan tanah yang menimpa bangunan milik warga.
Akibatnya, penghuni rumah terdampak langsung oleh material longsoran.
Baca Juga:Pemdes Mulyasari Prioritaskan BLT DD dan RutilahuPemdes Padasuka Fokus Pada Perbaikan Jalan Desa
Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan bahwa tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.
Unsur yang terlibat dalam penanganan di antaranya Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta warga setempat.
Proses evakuasi dan pencarian korban dilakukan secara gotong royong di tengah kondisi medan yang cukup sulit.
Petugas berupaya menyingkirkan material longsor secara hati-hati untuk menghindari risiko longsor susulan.
“Satu warga masih dalam pencarian, sementara tiga orang lainnya ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dibawa petugas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Bambang.
Hingga saat ini, proses pencarian korban yang masih tertimbun terus dilakukan.
Petugas juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan tim evakuasi maupun warga sekitar.
Baca Juga:Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana serupa. (kos)
