“Risiko pemimpin memang selalu ada sorotan. Itu realitas yang harus dihadapi. Justru menambah semangat untuk terus menghadirkan solusi,” katanya.
Ia berharap sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, Unpad dan masyarakat dapat mempercepat kebijakan pembatasan kendaraan berat di Jatinangor sehingga aktivitas pendidikan dan mobilitas warga dapat berjalan lebih aman dan nyaman.(red)
