SUMEDANGEKSPRES, CIMANGGUNG – Ruas Jalan Parakanmuncang-Sindulang di Kabupaten Sumedang kini semakin mulus setelah perbaikan dilakukan secara bertahap. Jalan sepanjang 11,3 kilometer yang melintasi Desa Cimanggung, Tegalmanggung, hingga Sindulang tersebut sebagian besar telah di-hotmix.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kerusakan di wilayah Desa Cimanggung telah diperbaiki. Dari total panjang ruas jalan tersebut, kini tersisa sekitar 1,5 kilometer yang mengalami kerusakan ringan.
“Jalan yang rusak di Desa Cimanggung sudah mulus. Panjang jalan ini 11,3 kilometer dan yang rusak ringan tercatat tinggal 1,5 kilometer lagi,” kata Dony saat meninjau ruas Jalan Parakanmuncang-Sindulang, baru-baru ini.
Baca Juga:Harga Cabai dan Sayuran Merangkak NaikJembatan Sasak Beureum Harus Berkualitas
Dony mengatakan perbaikan terhadap sisa kerusakan akan dilakukan melalui penambalan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR).
Selain menangani badan jalan, Dony meminta Dinas PUTR memeriksa kondisi drainase di sepanjang jalur tersebut. Menurut dia, sistem drainase menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas jalan agar tidak cepat rusak.
“Identifikasi drainasenya, perbaiki segera dan anggaran perubahan APBD 2026 atau di APBD 2027,” ujarnya.
Dony juga meminta penanganan segera pada titik yang berpotensi mengalami longsor, termasuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi yang dianggap rawan.
Menurut dia, perbaikan jalan perlu diikuti dengan penanganan faktor yang dapat mempercepat kerusakan. Karena itu, pemeliharaan drainase dan pengamanan badan jalan menjadi bagian dari upaya menjaga infrastruktur tersebut tetap berfungsi dalam jangka panjang.
Pemkab Sumedang juga mendorong masyarakat ikut menjaga kondisi jalan. Kepala desa di sepanjang ruas tersebut diminta menggerakkan warga untuk membersihkan saluran air dan gorong-gorong.
“Mumpung musim kemarau, arahkan warga untuk melaksanakan Jumat Bersih guna membersihkan gorong-gorong. Supaya aliran airnya lancar dan ketika hujan air tidak menggenang di jalan,” kata Dony.
Baca Juga:Sidak SPPG Darmaraja, Wabup Sumedang Tekankan Higienitas dan Pengawasan Gizi AnakLegalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Kembangkan Prasarana Lebih Optimal
Dia mengatakan pemeliharaan jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat diperlukan agar fasilitas publik yang telah diperbaiki dapat bertahan lebih lama.
“Agar jalan ini tahan lama, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memeliharanya,” ujarnya.(red)
