SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2026 dengan pemungutan suara secara elekronik.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Gedung Negara, Rabu (14/10/2026).
Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam mempersiapkan serta menyukseskan pelaksanaan Pilkades Serentak berbasis digital di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat Masyarakat Proses DipermudahMasuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
“Saya minta sosialisasi terus dilakukan secara masif, sehingga masyarakat memahami tata cara pelaksanaan dan penggunaan teknologi dalam pemungutan suara. Kita tinggal dua minggu lagi menuju pelaksanaan Pilkades, mari kita persiapkan dan sukseskan bersama,” ujarnya.
Dony menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Pilkades Serentak tidak terlepas dari kesiapan seluruh perangkat daerah, terutama para *Liaison Officer* (LO) yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, setiap LO harus memahami secara terperinci wilayah tugasnya, mulai dari desa yang menjadi tanggung jawabnya, lokasi dan alamat tempat pemungutan suara (TPS), hingga berbagai persoalan teknis yang berpotensi muncul selama pelaksanaan.
“Kesuksesan Pilkades ini ada di tangan kita semua. Para kepala perangkat daerah yang menjadi LO harus memahami secara detail desa yang menjadi tanggung jawabnya, lokasi TPS, serta mekanisme pelaksanaannya. Jangan sampai ketika ada persoalan di lapangan, kita tidak mengetahui dan tidak bisa memberikan jawaban atau solusi,” tegasnya.
Ia juga meminta agar sosialisasi dan simulasi terus dimasifkan dan Gladi bersih perlu dilakukan agar seluruh pihak benar-benar memahami alur pemungutan suara digital.
“Bantu para calon kepala desa untuk mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi mengenai Pilkades ini.
Sosialisasi dan simulasi harus benar-benar dimasifkan, termasuk melalui gladi bersih tata cara memilih, supaya masyarakat memahami prosesnya dan pelaksanaan nanti berjalan lancar,” imbuhnya.
Baca Juga:Jadi Center of Excellence, Alun-Alun Tanjungkerta Disiapkan Jadi Miniatur Alun-Alun SumedangHari Santri Nasional 2026 Tingkat Kabupaten Sumedang Digelar 18–22 Oktober
Dony mengatakan, Pilkades Serentak Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Sumedang untuk menghadirkan perubahan dalam tata kelola demokrasi di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi digital.
