SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang memprioritaskan normalisasi sepanjang 567 meter di Sungai Cimande, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung. Pengerukan sedimentasi dilakukan untuk membantu menjaga kapasitas aliran sungai, terutama menjelang dan selama musim penghujan.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut dipantau Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Cimanggung, Kamis (22/10/2026). Penanganan dikerjakan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Sumedang.
Plt. Camat Cimanggung Beni Triyadie melalui Kasi Trantibum Kecamatan Cimanggung, Didin Wahyudin, mengatakan Sungai Cimande menjadi perhatian karena luapannya berdampak terhadap permukiman warga di Desa Cihanjuang dan Desa Sukadana.
Baca Juga:Bupati Dony Soroti Kebersihan Dapur dan Limbah SPPG Tanjungmekar SumedangDi Tengah Ramainya Gawai, Kolecer Menanti Generasi Penerus
“Banjir di wilayah tersebut bisa mencapai ketinggian sekitar satu hingga dua meter. Karena itu, normalisasi sungai ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko banjir yang selama ini mengancam masyarakat,” kata Didin.
Penanganan dilakukan dengan mengangkat endapan lumpur dan material sedimentasi yang berpotensi menghambat aliran air. Upaya ini diharapkan membantu memperlancar aliran sungai ketika debit meningkat akibat hujan.
Sandi dari Bidang SDA DPUPR Kabupaten Sumedang menjelaskan, pengerjaan menggunakan alat berat berupa excavator mini PC 75. Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama 14 hari.
Menurut dia, penanganan Sungai Cimande terbagi menjadi tiga sektor dengan total panjang sekitar 3.500 meter. Saat ini, pekerjaan difokuskan di sektor tiga, tepatnya di Desa Cihanjuang, sepanjang kurang lebih 567 meter.
Ruas yang ditangani membentang hingga Jembatan Pangsor, Desa Cihanjuang, yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik prioritas penanganan sedimentasi.
Secara administratif, Sungai Cimande berada di wilayah Desa Cihanjuang. Namun, ketika air meluap, dampaknya juga dirasakan masyarakat Desa Sukadana. Sejumlah kawasan di Cihanjuang, termasuk Dusun Cijaraingao, Babakan Sukamanah, dan Bunter, turut menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pengurangan risiko banjir.
Normalisasi ini diharapkan dapat membantu mengurangi ancaman luapan sungai. Namun, pengerukan belum cukup jika tidak disertai pemeliharaan secara berkala dan penanganan menyeluruh terhadap kondisi aliran sungai.
Baca Juga:RKPDes 2027 Pemdes Margamekar: Stunting, TBC, dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas92 Desa Gelar Pilkades Digital, Sidik Jafar Minta DPRD Sumedang Perkuat Sosialisasi
Pemantauan berkala, pemeliharaan sungai, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan aliran air menjadi bagian penting untuk mendukung upaya pengurangan risiko banjir di wilayah Cimanggung dan sekitarnya.
