SUMEDANGEKSPRES – Baru lulus kuliah atau sekolah dan belum pernah bekerja secara formal bukan berarti CV harus dibiarkan kosong.
Pelamar yang belum memiliki pengalaman kerja tetap bisa menunjukkan kemampuan dan kesiapan profesional melalui pengalaman magang, organisasi, kepanitiaan, proyek akademik, hingga kegiatan sukarela.
Bagi perusahaan, pengalaman bukan hanya soal berapa lama seseorang pernah bekerja. Aktivitas yang menunjukkan tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, dan penyelesaian masalah juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses rekrutmen.
Baca Juga:Cara Membuat CV yang Menarik untuk Melamar Kerja, Ini Susunan dan ContohnyaCara Membuat CV yang Menarik untuk Melamar Kerja, Ini Susunan dan Contohnya
Karena itu, lulusan baru atau fresh graduate perlu mengetahui cara menyusun bagian pengalaman dalam CV agar terlihat relevan dengan posisi yang dilamar.
1. Masukkan Pengalaman Magang
Magang atau praktik kerja lapangan (PKL) merupakan pengalaman yang paling relevan untuk dicantumkan oleh lulusan baru.
Tuliskan nama perusahaan atau instansi, posisi, periode magang, serta tugas yang pernah dikerjakan.
Jangan hanya menulis bahwa pernah menjadi peserta magang. Jelaskan kontribusi yang dilakukan selama kegiatan tersebut.
Contohnya:
Staf Administrasi Magang – PT ABC
Januari–Maret 2026
• Membantu pengarsipan dokumen administrasi perusahaan.
• Memasukkan dan memperbarui data menggunakan Microsoft Excel.
• Membantu penyusunan laporan kegiatan bulanan.
• Berkoordinasi dengan tim administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen.
Uraian tersebut memberikan gambaran lebih jelas mengenai kemampuan yang dimiliki pelamar.
2. Cantumkan Pengalaman Organisasi
Pengalaman organisasi di sekolah maupun perguruan tinggi juga dapat dimasukkan ke dalam CV.
Misalnya, pernah menjadi ketua himpunan mahasiswa, sekretaris organisasi, bendahara, anggota BEM, atau pengurus ekstrakurikuler.
Pilih pengalaman yang memiliki hubungan dengan pekerjaan yang dituju.
Contohnya:
Sekretaris Himpunan Mahasiswa – Universitas XYZ
2024–2025
• Menyusun surat dan dokumen administrasi organisasi.
• Membuat notulen rapat dan laporan kegiatan.
• Mengatur jadwal rapat serta koordinasi antaranggota.
• Membantu pelaksanaan program kerja organisasi.
Pengalaman tersebut dapat menunjukkan kemampuan administrasi, komunikasi, dan pengelolaan kegiatan.
Baca Juga:
3. Masukkan Pengalaman Kepanitiaan
Pernah menjadi panitia seminar, kegiatan kampus, perlombaan, atau acara sosial? Pengalaman tersebut juga layak dicantumkan.
Namun, jangan hanya menulis nama kegiatan. Jelaskan posisi dan tanggung jawab yang pernah dijalankan.
