Kemarau Panjang dan Efek Penggiliran: Perumda Tirta Medal Jelaskan Rentetan Kebocoran Pipa di Jalur Jatihurip

Kemarau Panjang dan Efek Penggiliran: Perumda Tirta Medal Jelaskan Rentetan Kebocoran Pipa di Jalur Jatihurip
Kemarau Panjang dan Efek Penggiliran: Perumda Tirta Medal Jelaskan Rentetan Kebocoran Pipa di Jalur Jatihurip
0 Komentar

Inilah yang membuat pipa kembali jebol di titik yang berdekatan.​Jarak Jauh dan Jalan Naik-Turun: Jarak aliran air dari sumber Gunung Palasari menuju Reservoir Jatihurip sangatlah jauh.

Ditambah lagi dengan kontur tanah yang naik-turun, membuat tekanan air di dalam pipa menjadi tidak merata sehingga beban pipa semakin berat menahan laju air.

​Saat ini, upaya yang dilakukan petugas di lapangan tidak hanya sekadar menambal pipa yang bocor.

Baca Juga:Ini Daftar Pejabat Eselon III yang Mengisi Jabatan Baru di Sumedang, Ada Kabag, Sekdis hingga CamatHUT Golkar Ke-62, Bunda Bilqis Bawa Warna Baru

Tim teknis juga sedang mengatur ulang ritme buka-tutup katup (valve) agar proses pengisian air ke dalam jaringan dilakukan secara lebih perlahan, sehingga tekanan udara tidak lagi merusak sambungan pipa.

​”Kami memohon pengertian dan kesabaran yang sebesar-besarnya dari para pelanggan, khususnya di wilayah Perum Jatihurip, Perum Asabri, Perum Palem Semi, Bojong Pesantren, Pangaduan Heubeul, dan Andir Baru. Kondisi alam dan perbaikan jaringan ini menjadi perhatian sekaligus tanggung jawab utama kami untuk terus ditangani sampai aliran air kembali stabil,” tutup Yadi. (rls/red)

0 Komentar