SUMEDANGEKSPRRS – Kehilangan tiga atlet andalan akibat blacklist tak membuat tim anggar Kabupaten Sumedang kehilangan ambisi. Menghadapi Porprov XV Jawa Barat, cabor anggar tetap membidik minimal dua medali dan tiga nomor menembus partai final.
Head Coach Anggar Sumedang, Teten Aliguna, mengakui absennya tiga atlet pilar cukup memengaruhi kekuatan tim. Namun, ia meminta atlet yang tersisa tampil maksimal untuk menjaga peluang meraih prestasi.
“Dengan tim yang ada sekarang, target realistis kita dua medali, baik emas maupun perak. Yang penting semua potensi bisa dimaksimalkan,” ujar Teten di Green Forest, Bogor, Sabtu (7/11/2026).
Baca Juga:Coklat Asal Sumedang Tembus Pasar Jepang ProdukSumedang Sabet Janahita Award 2026, Komitmen Pembangunan Kependudukan Berbuah Pengakuan Nasional
Pada Babak Kualifikasi (BK), Sumedang berhasil meloloskan dua nomor ke final, yakni Degen Beregu Putri dan Floret Beregu Putri yang sama-sama meraih perak. Sementara Sabel Putra menyumbangkan perunggu.
Di Porprov kali ini, dua nomor final tersebut ditargetkan kembali menembus partai puncak. Sementara Sabel Putra diharapkan mampu meningkatkan prestasi dengan lolos ke final. Dengan demikian, total tiga nomor menjadi sasaran tim anggar Sumedang.
Teten menyebut pertandingan penentu peluang medali diperkirakan berlangsung Senin hingga Selasa. Ia optimistis peluang emas tetap terbuka jika atlet mampu menjaga performa.
“Ini baru hari pertama, masih ada lima hari perjuangan. Kita akan tampil habis-habisan. Kapan lagi kesempatan ini datang kalau bukan sekarang?” tegasnya.
Teten juga mengungkapkan adanya harapan bagi kekuatan anggar Sumedang ke depan. Atlet andalan Leoda Lundy Winona dikabarkan berencana kembali bergabung, meski belum bisa memperkuat tim pada Porprov kali ini.
Ia pun meminta doa dan dukungan masyarakat Sumedang agar seluruh atlet mampu memberikan hasil terbaik.
“Dukungan dan doa masyarakat menjadi tambahan energi bagi kami untuk memberikan usaha paling maksimal,” pungkasnya. (red)
