oleh

Ratusan Babinkamtibmas di sumedang Dilatih Melacak Penderita Covid 19

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Sebanyak 202 Bhabinkamtibmas Polres Sumedang atau tim tracer dilatih melakukan pelacakan terhadap masyarakat yang terkonfirmasi dan kontak erat covid 19 melalui aplikasi Silacak.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengtakan, pelatihan aplikasi Silacak bertujuan untuk mencari dan memantau kontak erat dari kasus yang konfirmasi Covid 19 di setiap desa dan kelurahan se Kabupaten Sumedang.

“Nantinya akan memudahkan tim, dalam menemukan data terkonfirmasi dengan cepat dan akurat. Sehingga akan lebih cepat pula memperoleh penanganannya,” ujar Kapolres, belum lama ini.

Bahkan dengan adanya pelatihan tracer tersebut, maka akan memudahkan para petugas Puskesmas dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi.

Selain kecakapan tim tracer dalam melacak penderita Covid, ada hal yang lebih penting, lanjut Kapolres, yakni membangun kerjasama dan koordinasi antara tim Puskesmas dengan tracer.

“Dalam hal ini  Babinkamtibmas untuk penguatan 3T (testing, tracing dan treatment). Sehingga, kasus konfirmasi sedini mungkin dapat ditindaklanjuti untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 serta pengentrian data pada aplikasi Silacak dapat dilaksanakan dengan maksimal,” sambungnya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman menyebutkan, Aplikasi Silacak termasuk aplikasi yang baru dibangun.

“Sebenarnya tidak terlalu banyak data yang dibutuhkan, tapi manfaatnya luar biasa karena ini akan menjadi analisa Dinkes kedepan,” ucapnya.

Ada tiga poin penting yang memang menjadi strategi pengendaliannya. Pertama, vaksinasi, kedua T3 ( testing, tracing dan Triatment ) dan ketiga menjalankan 4M ( mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan ).

“Tiga poin itu menjadi sangat penting dalam pengendalian Covid 19,” kata Kadis. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *